Beritabanten.com – Sejumlah petugas kebersihan di Alun-alun Pandeglang, yang dikenal sebagai tim oranye, mengeluhkan gaji mereka yang belum dibayar selama dua bulan oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang.
Keterlambatan ini membuat mereka merasa khawatir dan terpaksa menahan rasa sabar, karena gaji tersebut merupakan sumber utama penghidupan.
Hingga kini, belum ada penjelasan dari Pemerintah Daerah mengenai penyebab keterlambatan tersebut.
Dia menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai pembayaran gaji dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang.
“Saya juga tidak tahu kapan akan dibayarkan, sementara kami perlu untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga,” ungkap salah satu petugas kebersihan yang tidak mau disebutkan namanya.
Meskipun demikian, para petugas tetap melaksanakan tugas mereka dengan baik dan berharap DLH segera mencairkan gaji yang tertunda.
“Kami sudah dua bulan belum terima gaji, sejak Agustus dan September 2024. Kami berharap ini segera dicairkan karena sangat membutuhkannya,” harapnya.
Gaji yang biasa diterima adalah sekitar Rp 1 juta, tetapi setelah dipotong untuk BPJS dan biaya administrasi bank, jumlah yang diterima menjadi sekitar Rp 900 ribu.
Jika keterlambatan ini terus berlanjut, ia mengaku tidak menutup kemungkinan untuk mogok kerja.
“Honor kami sekitar Rp 1 juta, tetapi aneh sekali jika dua bulan ini belum terima,” ujarnya.
Tercatat ada 132 PHL di DLH Pandeglang, di mana 11 di antaranya adalah tenaga kerja kontrak (TKK). Rincian pekerja terdiri dari 14 Tenaga Harian Lepas (THL) di bagian pertamanan dan 118 THL di bagian persampahan, dibantu oleh 3 TKK di pertamanan dan 8 TKK di persampahan.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta, menyatakan bahwa ia baru mengetahui tentang keterlambatan pembayaran gaji tersebut.
“Saya tidak tahu itu. Saya belum mendapat informasi terkait gaji petugas kebersihan yang belum dibayar. Nanti saya akan koordinasi dengan DLH,” ujarnya. (HNY)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan