Beritabanten.com – Kelakuan tidak terpuji Kepala Sekolah SDN 1 Parugpanjang di Kecamatan Wasnasalam, Kabupaten Lebak berbentuk panjang. Para siswa terekam kamera sampai lancarkan aksi mogok belajar gegara uang tabungannya digelapkan kepala sekolah

Dalam vidoe yang tersebar luas, tertangkap layar seorang bertanya kepada guru-guru di SDN 1 Parungpanjang yang sedang duduk di gazebo tanpa kegiatan pembelajaran.

“Ini pada kosong begini, ini kan bukan hari libur ya. Kenapa enggak ada yang sekolah apa alasannya? Apa diliburkan atau ada acara yang lain?” tanya seseorang dalam video viral itu.

Dari rekaman video tersebut akhirnya terbongkar bahwa Kepala Sekolah SDN 1 Parungpanjang telah menggelapka uang tabungan sebesar Rp 82.800.000. Uang tersebut diketahui hilang ketika mau dibagikan kepada para siswa.

Aksi memalukan tersebut mengundang Anggota Komis III DPRD Lebak Musa Weliansyah angkat bicara. Kejadian dalam video tersebut bermula dari kejadian tersebut berawal dari tudingan kepada Kepala Sekolah SDN 1 Parungpanjang yang diduga menggelapkan tabungan siswa.

“Jadi berawal dari penggelapan uang tabungan siswa, kemudian kepala sekolah menyatakan pengunduran diri, dan wali murid juga sudah menyatakan penolakan, tetapi sampai dengan hari ini belum ada tindakan serius dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak,” katanya, kemarin.

Ia menjelaskan, sebenarnya kejadian tersebut sudah diketahui oleh pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, namun menurutnya hingga saat ini belum ada tindakan.

“Harusnya segera mengambil tindakan, jangan sampai persoalan ini makin berlarut. Apalagi sampe terjadi mogok belajar bagi siswa. Jadi SD ini sangat mengerikan sekali dan memalukan sekali,” tandasnya.

Menanggapi juga, Kepala Bidagn Pendidikan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Hadi Mulya, meyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap oknum kepsek tersebut.

“Sebenarnya persoalan tabungannya udah beres. Entah kenapa ini akhirnya ramai lagi. Jadi terkait hal itu, sedang kita dalami,” ucapnya
“Jadi kami sudah bergerak dan diskusi, KBM akan berjalan kembali besok Selasa (23/7), jangan sampai nanti akan yang dirugikan,” dia tambahkan.
Hadi menuturkan, terkait permasalahan oknum kepsek tersebut sudah ditangani oleh bidang kepegawaian Disdik Lebak dan Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lebak.

“Jadi sekarang sudah ditangani, oknum sudah dipanggil oleh Bidang Kepegawaian dan BKPSDM Lebak. Saat ini sedang dalam penanganan,” ungkapnya. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com