Beritabanten.com – Kota Tangerang Selatan yang berdempetan dengan DKI Jakarta tetap aman ketika demo berjilid-jilid 25-28 Agustus 2025.
Kota dengan moto cerdas, modern dan religius itu berhasil dalam kondisi aman dan nyaman bagi warga di tengah suasana demonstrasi berbuntut anarkisme yang meluas di tanah air.
Demikian alasan kenapa Staf Ahli Wali Kota Tangsel Heli Slamet menyampaikan terima kasih kepada para dai yang mengikuti Sosialisasi dan Standarisasi Dai MUI Kota Tangsel, di Gedung Kelembagaan Kota Tangsel Pamulang pada hari ini Kamis 25 September 2025
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tangsel ini mengaku mendampingi Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie ketika mengajak para tokoh agama di Ruang Blandongan Puspemkot Tangsel waktu domonstrasi masih memanas.
Acaranya secara khusus meminta dukungan kepada tokoh masyarakat Tangsel, termasuk para dai dalam binaan MUI Kota Tangsel untuk menciptakan Tangsel tetap aman.
Kata Heli, para dari menyanggupi permintaan Wali Kota Benyamin dengan terjun ke lapangan meneduhkan umat untuk tidak terpancing provokasi yang merugikan.

Tangsel Rumah Kita Bersama
Waktu itu tagline ‘Mari Jaga Tangsel Bersama #Warga Jaga Warga’ membutuhkan dukungan semua pihak, salah satunya para dai yang terbiasa terjun di tengah-tengah masyarakat.
Slogan tersebut dikatakan dia sebagai turunan dari diksi legendaris membangun dan menjaga Tangsel yakni ungkapan ‘ Tangsel Rumah Kita Bersama’.
“Terima kasih atas kegigihan menjaga kedamaian ketika demonstrasi memanas. Tidak ada kebakaran di Tangsel, padahal di luar Jakarta waktu itu banyak gedung yang dibakar,” katanya di depan para dai perwakilan organisasi dan kecamatan di Tangsel, Kamis.
Heli menyadari tanpa dukungan para dai dalam menebarkan pesan perdamaian pada warga, Tangsel tidak dalam kondisi sekarang.
Dia yakin sampai waktu ke depan, para dai akan terus memerankan dirinya dalam merawat persatuan dan kesatuan menuju Tangsel yang penuh sikap religius.
Pra dai itu, dianggap Heli, sebagai golongan umat yang sadar akan pesan perdamaian yang dieperintahkan dalam Al-Quran.
Dirinya terus meminta para dai memerankan diri sebagai pengajak perdamaian di tengah banyak dinamika sosial politik tanah air yang mudah untuk memberikan efek pada Tangsel.
“Saya berharap para dai terus memerankan dirinya untuk golongan yang kerap mendzolomi diri dan orang lain dan golongan yang masih terbilang cair. Kedua golongan tersebut diharapkan berubah untuk bahu-membahu jaga Kota Tangsel yang religius ini,” demikian dia menutup. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan