Beritabanten.com – Sekertaris Umum (Sekum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel KH Abdul Rojak respons ulama Pandeglang tentukan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Minggu 8 Juni 2025.
Ulama yang dimaksud adalah KH Muhammad Mahfud sebagai Pimpinan dari Ponpes Riyadus Sholihin, di Kampung Pabuaran, Desa Cadasari, Kecamatan Cadasari Kabupaten Pandeglang, Banten.
KH Muhammad memutuskan bahwa Hari Raya Idul Adha pada hari Jumat 6 Juni 2025 yang dilansir oleh tribunbanten pada Senin 27 Mei 2025.
Dia melandaskan pada hasil perhitungan hisab, di mana 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada Jumat, 30 Mei 2025, dengan ketinggian hilal mencapai 22 derajat.
KH Rojak mengapresiasi pandagannya yang berdasarkan kaidah ilmu falak yang menggunakan penentuan hari berdasarkan penglihatan terhadap bulan itu.
“Ilmu fikih yang salah satunya ilmu falak itu bagaikan buih ombak di lautan. Itu menandakan banyak perbedaan,” dia beri alasan, melalui aplikasi pesan digital, Kamis (29/5/2025).
Dia lalu mempersilahkan kepada yang berbeda dengan keputusan pemerintah untuk tetap saling menghargai sebagai terjadi antara para Imam madzhab fikih.
“Silahkan aja yang penting saling menghormati dan menghargai antara yang merayakan Idul Adha hari Jumat dan hari Minggu,” katanya.
Perbedaan, tambah dia, merupakan keniscayaan dalam tradisi penggunaan ilmu falak dalam menentukan Hari Raya Idul Adha maupun Idul Fitri di tanah air.
“Perbedaan yang terjadi kita sikapi secara arif dan bijaksana karena hakikatnya perbedaan itu rahmat,” imbuh dia.
Meski demikian, alumnus doktoral UNINUS Bandung ini tetap bersyukur atas kesamaan keputusan pemerintah dan organisasi islam atas penentuan Hari Raya Idul Adha di tanah air.
“Alhamdulilah kita bersyukur kepada Allah SWT atas hasil Sidang Isbat Kemenag RI Hari Raya Idul Adha tahun ini sama semua yaitu jatuh pada hari Jumat 6 Juni. Tidak ada perbedaan antara Pemerintah dan Ormas Islam,” ucap dia.
Lalu dia berharap, meski ada perbedaan penentuan Hari Raya Idul Adha dalam masyarakat yang salah satunya ada di Pandeglang, agar tetap berusaha menarik hikmah kemanusiaan dari Hari Raya Idul Adha.
“Semoga hari Raya Idul Adha 2025 melahirkan insan yang tulus dan ikhlas siap berkurban untuk kebaikan dan kemaslahatan Bangsa Indonesia,” demikian dia menutup. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan