Beritabanten.com – Masyarakat Kabupaten Tangerang didorong untuk membayar listrik tepat waktu guna mendukung pembangunan di wilayah yang memiliki 29 kecamatan dan 246 desa ini.

Salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tangerang adalah Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang mencakup tenaga listrik dengan tarif pajak bervariasi antara 3-7 persen, tergantung pada daya listrik yang digunakan.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Farida, realisasi PBJT di daerah ini mencapai lebih dari 327 miliar rupiah per Oktober 2024, yang mencapai 93,51 persen dari target pemenuhan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni Kabupaten Tangerang sebesar 350 miliar rupiah.

Farida menjelaskan, tenaga listrik yang dihasilkan sendiri juga dikenakan pajak berdasarkan kapasitas daya listrik, tingkat penggunaan, jangka waktu pemakaian dan tarif listrik yang berlaku di Kabupaten Tangerang.

Ia menegaskan bahwa warga yang taat membayar listrik akan mendukung pembangunan daerah karena PAD akan meningkat dan dikembalikan untuk kepentingan masyarakat setempat.

“Dengan membayar tepat waktu, masyarakat turut mendukung kemajuan daerah kita,” ujar Farida saat menggelar sosialisasi di Kecamatan Kresek pada Sabtu, 14 Desember 2024.

Farida berharap sosialisasi ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat Kabupaten Tangerang tentang pentingnya membayar pajak sehingga pembangunan di daerah tersebut akan semakin baik.

Selain pajak listrik, Pemkab Tangerang juga menyoroti rendahnya realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PBB) di Indonesia yang hanya mencapai 51,99 persen pada 2023. Hal ini berpengaruh terhadap PAD Kabupaten Tangerang.

Asisten Daerah (Asda) II Pemkab Tangerang, Saefullah menganalogikan realisasi pajak tersebut seperti setengah loyang piza.

Dari 103,8 triliun rupiah, baru setengahnya yang diterima pemerintah daerah, sedangkan sisanya berpotensi hilang.

Saefullah menyatakan bahwa jika penarikan pajak dioptimalkan, pembangunan dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat akan lebih baik.

Oleh karena itu, pihaknya menyusun strategi baru untuk menggenjot PAD Kabupaten Tangerang. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com