Beritabanten.com – Pekan Seni Disabilitas sukses diadakan di Amphiteater Guriang, Warunggunung, Kabupaten Lebak. Acara ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 4 Oktober 2024 dan menjadi wadah bagi anak-anak penyandang disabilitas di Kabupaten Lebak untuk berkarya.
Acara ini adalah hasil dari lokakarya selama tiga hari, yang merupakan bagian dari program Saba Budaya Banten. Tujuan dari program ini adalah untuk menampilkan keterampilan seni para peserta sekaligus memberi mereka kesempatan mengekspresikan diri melalui berbagai bentuk seni seperti seni kriya, tari, dan teater.
Para peserta yang berasal dari berbagai Sekolah Khusus (SKH) di Kabupaten Lebak didampingi oleh instruktur seni profesional di bidang masing-masing. Seni rupa dibimbing oleh Adhy Handayana, seni tari oleh Samsudin, dan seni teater oleh Akhmad Yusuf.
Setiap sesi lokakarya dirancang untuk melatih keterampilan seni peserta, sehingga mereka dapat mengasah bakat dan mengekspresikan diri secara kreatif.
Direktur Guriang Tujuh Indonesia, Dede Abdul Majid, menyampaikan apresiasi atas semangat peserta dan dukungan dari berbagai pihak.
“Acara ini bukan sekadar tentang seni, tetapi juga tentang memberi ruang bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan bakat dan potensi mereka. Mereka dapat merasakan kebebasan dalam berekspresi, dan kita menyaksikan betapa luar biasa kreativitas mereka,” ujar Majid, kemarin.
Salah seorang pengunjung, Riana, menyatakan kekagumannya terhadap pertunjukan yang ditampilkan dalam kegiatan ini.
“Saya sangat terharu melihat karya seni dan penampilan mereka. Luar biasa, dalam waktu tiga hari sudah bisa menampilkan pertunjukan yang begitu mengesankan, mulai dari teater, tari, hingga mural performance. Ini membuktikan bahwa setiap orang, tanpa memandang keterbatasannya, mampu berkarya dengan luar biasa. Acara ini sangat menginspirasi,” ujar Riana.
Pekan Seni Disabilitas ini mendapatkan tanggapan positif dari para pengunjung dan berbagai pihak yang terlibat. Kegiatan ini diharapkan dapat terus menginspirasi serta mendukung para penyandang disabilitas untuk terus berkarya, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memberikan ruang dan kesempatan yang setara dalam dunia seni. [Rzm]
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan