Beritabanten.com — Pemerintah Kota Cilegon resmi masuk dalam Program Percepatan Implementasi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Batch 2 yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan pengelolaan sampah berbasis energi di kawasan Serang Raya, sekaligus memperkuat sistem daur ulang di daerah.
Dalam skema tersebut, Kota Cilegon tergabung bersama Kota Serang dan Kabupaten Serang sebagai satu wilayah kerja. Pengolahan sampah akan dipusatkan di TPA Cilowong, Kota Serang, yang nantinya menjadi lokasi konversi sampah menjadi energi listrik, termasuk pengelolaan sampah plastik yang menjadi salah satu tantangan utama di wilayah perkotaan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, mengatakan pihaknya telah menyepakati kontribusi pengiriman sekitar 300 ton sampah per hari untuk mendukung operasional program tersebut. Volume tersebut juga mencakup berbagai jenis sampah rumah tangga yang selama ini berpotensi dikelola melalui sistem bank sampah di tingkat masyarakat.
“Cilegon menyanggupi pengiriman sekitar 300 ton sampah setiap hari ke TPA Cilowong,” ujarnya.
Dalam implementasi PSEL Serang Raya, pembagian pasokan sampah ditetapkan secara proporsional, yakni Kabupaten Serang 500 ton per hari, Kota Serang 600 ton per hari, dan Kota Cilegon 300 ton per hari. Total pasokan tersebut diharapkan memenuhi kebutuhan minimal operasional fasilitas pengolahan.
Menurut Sabri, keikutsertaan Cilegon dalam program ini memberi sejumlah manfaat strategis, terutama dalam mengurangi beban TPA Bagendung hingga 300 ton per hari serta memperpanjang usia pakai fasilitas pengelolaan sampah daerah. Penguatan ekosistem daur ulang, termasuk pemilahan sampah plastik dari sumbernya dan optimalisasi peran bank sampah, juga diharapkan dapat berjalan lebih efektif.
Selain itu, skema kerja sama ini tidak membebankan tipping fee kepada pemerintah daerah. Ke depan, Pemkot Cilegon akan menyiapkan dukungan sarana dan armada pengangkutan untuk memastikan distribusi sampah ke TPA Cilowong berjalan optimal.
Proses lelang proyek PSEL Batch 2 untuk wilayah Serang Raya dijadwalkan berlangsung pada April 2026. Melalui program ini, pemerintah berharap pengelolaan sampah tidak hanya menjadi solusi lingkungan, tetapi juga mampu menghasilkan energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan