Beritabanten.com MTQ Kecamatan merupakan ajang pencarian minat dan bakat yang ada di wilayah tersebut yang akan melahirkan bibit potensial untuk dikembangkan di masa mendatang.

Demikian pesan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie ketika membuka MTQ VIII Kecamatan Setu bertempat di Kantor Kecamatan Setu, Tangerang Selatan pada Sabtu 21 September 2024.

Benyamin juga melihat MTQ Setu bisa menjadi contoh bagi kecamatan lain di Kota Tangerang Selatan dalam menggali potensi unggul yang pada gilirannya akan memperkuat bibit di Kota Tangerang Selatan untuk ajang tingkat tinggi nanti.

Beng Ben, biasa disapa, menegaskan efek positif lain dari pelaksanaan MTQ adalah sebagai bentuk kolaborasi positif sekaligus produktif antara umara (pemerintah) dan ulama.

“Artinya, bahwa kegiatan MTQ adalah dengan posisi pemerintah mempersiapkan anggaran dan infrastruktur lainnya maka LPTQ Kecamatan Setu yang melaksanakan kegiatan tersebut,” jelas Bang Ben.

Karenanya, Bang Ben mengaitkan dengan pembangunan fisik merupakan kewajiban penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan seperti pembangunan kantor  kelurahan, kecamatan, alun-alun dan lainnya.

“Semua hasil pembangunan fisik tersebut tetap butuh kerja sama dari para ulama untuk membangun moral dan karakter masyarakat Kota Tangsel khususnya Kecamatan Setu sehingga bisa saling menjaga,” pinta dia.

Dalam momen MTQ di mana para lurah terlibat secara aktif itu, Bang Ben, meminta mereka untuk menghidupkan kembali Sistem Keamanan Keliling (Siskamling).

“Ini sebagai cara paling efektif dalam menjaga lingkungan dari pencurian, perampokan dan tindakan merugikan lainnya,” jelas Bang Ben.

“Yang ditekankan juga mencegah kegiatan intoleransi jangan sampai terjadi lagi dengan perhatian yang baik bersama,” dia tambahkan.

Dia tidak lupa mengingatkan, menjelang Pilkada 2024 biasanya ada peredaran berita hoax yang kerap tersebar banyak di dunia maya.

“Kita harus cerdas dalam menyikapi hal tersebut,” imbuh dia.

Arena perlombaan Fahmil Quran (cerdas cermat) yang berisi pertanyaan seputar Islam oleh tim beregu dari kelurahan. Foto: LPTQ Kecamatan Setu.

Sebelumnya, Ketua DPRD Abdul Rosyid menyampaikan keinginan warga untuk pembangunan alun-alun di Kecamatan Setu sebagai tempat terbuka hijau di mana warga bisa melepas lelah dan silaturahmi.

Bang Ben dalam momen sambutan akhirnya menyatakan jika nanti dipercaya kembali memimpin Kota Tangerang Selatan akan mengajak semua pihak untuk mengkaji semua hal terkait pembangunan alun-alun di depan Kantor Kecamatan Setu.

“Ini semua biar Kota Tangerang Selatan tetap aman dan kondusif,” tutup dia.

Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan pembukaan MTQ tersebut Ketua DPRD Kota Tangsel Abdul Rosyid, Camat Setu Erwin Gemala Putra, Sekretaris Kecamatan Setu Syaifudin, Kepala KUA Setu Ahmad Syarif Hidayatullah, Ketua LPTQ Kecamatan Setu Ustad H. Sanusi Ketua MUI Mad Syarif, seluruh luruh se-Kecamatan Setu, Tokoh Masyarakat, Ibu Majelis Talim dan TPA Diniyah maupun Awaliyah dan Pondok Pesantren di Setu.

Pada acara tersebut juga terpantau penampilan defile dari seluruh Kelurahan Kecamatan Setu yang meriah dengan ratusan orang lengkap membawa atribut khas dan menarik para tamu undangan. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com