Beritabanten.com – Pembangunan kolam retensi di Kampung Jimpitan, Batuceper, Kota Tangerang sudah dinantikan lama oleh warga karena bisa mengendalikan banjir di Kota Tangerang.

Karenanya Pemkot Tangerang kali ini merealisasikan hal tersebut sebagai wujud nyata melindungi warga dari ancaman banjir.

Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pemkiot Tangerang Ruta Ireng Wicaksono menuturkan, pembangunan kolam retensi tersebut memanfaatkan aset lahan seluas 9860 meter persegi milik Perseroan Terbatas (PT) Angkasa Pura Indonesia.

Berkapasitas 15 ribu meter kubik, Pemkot Tangerang menilai pembangunan kolam retensi tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk meminimalkan risiko banjir di kawasan Batuceper sampai kawasan objek vital nasional, Bandara Internasional Soekarno-Hatta

“Kami mulai melakukan normalisasi kolam retensi memanfaatkan area rawa yang ada di sekitar kawasan Kampung Jimpitan. Sudah mulai berjalan, pembangunan kolam retensi ini akan berfungsi sebagai penampung debit air hujan saat curah hujan tinggi yang diproyeksikan melindungi fasilitas listrik yang selama ini memasok kebutuhan listrik bandara, sampai kawasan pemukiman di Kelurahan Batujaya itu sendiri,” ujar Ruta, Jumat (4/7/25).

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang telah mengerahkan sejumlah alat berat untuk mempercepat realisasi pembangunan kolam retensi di kawasan tersebut. Pemkot Tangerang menargetkan pembangunan kolam retensi tersebut dapat dituntaskan pada akhir bulan ini.

“Kami berharap pembangunan kolam retensi ini bisa berjalan lancar sesuai dengan target yang sudah ditentukan, sehingga akhir bulan Juli ini bisa beroperasi untuk meminimalisir potensi banjir di sekitar kawasan tersebut,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang berharap pemanfaatan aset lahan perusahaan swasta tersebut dapat menjamin keamanan, kenyamanan dan kelancaran aktivitas bagi masyarakat Kota Tangerang. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com