Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengatakan terbentuknya Sekolah Jurnalisme Indonesia ini tidak bisa dilepaskan dari Kota Palembang.
“Di sinilah dulu, kami dari PWI Pusat bekerja sama dengan gubernur pada waktu itu Alex Noerdin menggagas sebuah produk yang bernama Sekolah Jurnalisme Indonesia. Bahkan pada waktu itu, kita sudah berencana menjadikan Palembang sebagai pusat pendidikan dan pelatihan wartawan se-Asia Tenggara,” ujar Hendry.
Menurut dia, dari 10 kegiatan PWI, satu diantaranya adalah pendidikan dan uji kompetensi wartawan.
Program PWI Pusat yang paling penting adalah berupaya mengembalikan marwah PWI yakni bukan sekedar tempat penampungan wartawan se-Indonesia, tetapi menjadikan insan-insan wartawan yang memiliki wawasan kebangsaan.
“Mari kita mengembangkan Palembang menjadi pusat pendidikan dan pelatihan wartawan se-Asia Tenggara,” kata Hendry.
Sebagai informasi, acara pembukaan dihadiri Ketua PWI Sumsel Kurnaidi, Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat Dr Suprapto, Direktur Eksekutif Sekolah Jurnalisme Indonesia Ahmed Kurnia, para pengajar SJI, Kepala Dinas Kominfo Sumsel Rika Efianti SE, MM, Ketua Stisipol Candradimuka Palembang Dr Liphasari Prihatini MSi, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel Safe’i Syafri, LLDIKTI Wilayah 2 FX Romi Kurniadi Saputra SKom MM,Kabiro Humas dan Protokol Setda Provinsi Sumsel Toni Kurniawan SS, MM, Kabag Humas Setda Provinsi Sumsel Ega Puza Satria SH, MSi. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan