Beritabanten.com – Kerusuhan antar-suporter sepak bola di Rest Area KM 21 Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor, pada Minggu malam (12/1) lalu, menyebabkan dua bus pengangkut suporter rusak parah. Insiden ini memaksa pihak pengelola bus mengungkapkan kekecewaannya dan menyatakan tidak akan lagi mengangkut suporter sepak bola di masa depan.

Kernet bus yang terlibat dalam kejadian tersebut, Lutfi, mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap kerusakan yang ditimbulkan akibat kerusuhan antar-suporter yang terjadi. “Kapok lah mas, kok bisa kayak gini. Ini kan buat cari makan, cukup sampai sini saja lah, besok-besok sudah nggak mau lagi,” ujarnya kepada wartawan pada Senin (13/1).

Bentrokan antar-suporter yang terjadi saat itu menyebabkan dua unit bus yang mengangkut suporter PSIS Semarang mengalami kerusakan parah pada bagian kaca, bodi, hingga lampu belakang. Total kerugian akibat perusakan ini diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.

“Kalau dikalkulasi kerugian memperbaiki sekitar Rp100 juta itu ada. Sudah ada pembicaraan kemarin sama semalam (dengan panitia suporter) dan mereka bersedia bertanggung jawab,” tambah Lutfi.

Saat kerusuhan terjadi, Lutfi mengaku langsung mengunci pintu bus dan bagasi untuk melindungi dirinya. Ia juga bersembunyi di dalam minimarket terdekat karena tidak ingin terlibat dalam bentrokan yang sedang berlangsung. “Setelah kejadian, baru saya tengok bus saya kacanya sudah kayak gini semua,” kata Lutfi dengan nada kecewa.

Lutfi menjelaskan bahwa kedua bus tersebut disewa secara dadakan untuk mengangkut suporter PSIS Semarang yang akan menonton pertandingan melawan Persita Tangerang di Stadion Pakansari, Cibinong. “Jadi Sabtu malam mereka datang ke garasi, Minggu dini hari baru berangkat. Baru kali ini bawa suporter,” jelasnya.

Kerusuhan ini mengundang perhatian luas, terutama mengenai keselamatan transportasi suporter yang semakin rentan terhadap kekerasan. Pihak terkait diharapkan dapat segera mencari solusi agar insiden serupa tidak terulang di masa depan. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com