Beritabanten.com – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Daarul Hikmah resmi membuka Program Manasik Haji 2027 yang terbuka untuk masyarakat umum. Program ini bertujuan membekali calon jemaah haji dengan pemahaman yang komprehensif mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai syariat Islam.

Ketua Yayasan Daarul Hikmah, KH Hariyadi, mengatakan program tersebut dirancang untuk memberikan pembinaan kepada calon jemaah sejak dini agar memiliki bekal ilmu, kesiapan mental, serta pemahaman yang benar mengenai seluruh rangkaian ibadah haji.

“Program manasik haji ini terbuka untuk umum. Kami ingin membimbing para calon jemaah agar memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai tuntunan syariat Islam, sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan benar, khusyuk, dan meraih haji yang mabrur,” ujar KH Hariyadi kepada awak media, Minggu 19 Juli 2026.

Ia menambahkan, materi yang diberikan tidak hanya mencakup teori, tetapi juga praktik manasik, sehingga peserta memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan ibadah haji, mulai dari persiapan keberangkatan hingga seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Menurut KH Hariyadi, manfaat mengikuti manasik tidak berhenti saat jemaah selesai menunaikan ibadah haji. KBIH Daarul Hikmah selama ini juga menjadi wadah yang mempererat silaturahmi antarjemaah. Hubungan kekeluargaan yang terjalin sejak masa pembinaan tetap dipelihara bahkan setelah para jemaah kembali ke Tanah Air.

Ia menyebutkan, para alumni KBIH Daarul Hikmah hingga kini masih aktif menjalin komunikasi melalui berbagai kegiatan keagamaan, seperti pengajian rutin, majelis taklim, pertemuan silaturahmi, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Kebersamaan tersebut menjadi salah satu kekuatan yang terus dijaga oleh KBIH.

Selain memperkuat ukhuwah Islamiyah, jaringan alumni juga menjadi sarana saling berbagi pengalaman dan memberikan motivasi kepada calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun-tahun berikutnya. Pengalaman langsung para alumni dinilai menjadi bekal berharga bagi peserta manasik dalam memahami kondisi dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

KH Hariyadi menambahkan, pembinaan di KBIH Daarul Hikmah juga menekankan pembentukan karakter jemaah agar memiliki kesabaran, kedisiplinan, keikhlasan, serta semangat saling membantu. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting karena ibadah haji tidak hanya mengandalkan kesiapan fisik, tetapi juga kematangan spiritual dan emosional.

Selain itu, peserta manasik akan mendapatkan pendampingan sejak proses persiapan administrasi hingga menjelang keberangkatan. Dengan pola pembinaan yang berkelanjutan, calon jemaah diharapkan lebih percaya diri, memahami setiap tahapan ibadah, serta mampu mengantisipasi berbagai kondisi yang mungkin dihadapi selama berada di Tanah Suci.

Ia berharap Program Manasik Haji 2027 tidak hanya melahirkan jemaah yang memahami tata cara ibadah secara benar, tetapi juga membangun komunitas muslim yang saling mendukung dalam menjaga nilai-nilai ibadah dan persaudaraan. “Kami ingin kebersamaan ini terus berlanjut, sehingga manfaat manasik tidak hanya dirasakan saat berhaji, tetapi juga menjadi ikatan silaturahmi yang membawa keberkahan bagi seluruh alumni dan keluarga besar KBIH Daarul Hikmah,” tuturnya.

Melalui Program Manasik Haji 2027, KBIH Daarul Hikmah berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak jemaah haji yang mandiri, berilmu, dan berakhlak mulia. Pembinaan yang komprehensif serta terbangunnya ikatan persaudaraan antarjemaah diharapkan menjadi bekal berharga, baik dalam menjalankan ibadah haji maupun dalam kehidupan bermasyarakat setelah kembali ke Tanah Air. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com