Beritabanten.com – Setiap kali hujan deras turun, kawasan Kali Wadas di Kota Serang selalu menyimpan kekhawatiran bagi warga sekitar. Genangan yang berulang bukan hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga menjadi pengingat bahwa persoalan banjir membutuhkan penanganan yang serius dan berkelanjutan.
Kini, harapan baru mulai tumbuh. Pemerintah Kota Serang bersama Pemerintah Provinsi Banten mulai merealisasikan pembangunan penanganan banjir di kawasan Kali Wadas. Proyek tersebut menjadi langkah nyata untuk mengatasi salah satu titik rawan banjir yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Wali Kota Serang Budi Rustandi saat meninjau lokasi pembangunan mengungkapkan rasa syukurnya karena pekerjaan fisik sudah mulai berjalan. Ia berharap proses pembangunan dapat berlangsung lancar dengan dukungan masyarakat.
Menurut Budi, keberhasilan proyek tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran warga dalam menjaga lingkungan serta ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan.
“Alhamdulillah hari ini pembangunan sudah dimulai. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar pengerjaannya berjalan lancar,” ujarnya.
Di balik dimulainya pembangunan, masih terdapat tantangan teknis yang harus diselesaikan. Salah satunya terkait proses perizinan jalur kereta api karena saluran drainase yang dibangun harus melewati area bawah rel atau crossing.
Pemerintah Kota Serang terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar proses perizinan dapat segera rampung sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Pada tahap awal, penanganan difokuskan pada dua titik dengan panjang pekerjaan sekitar 1.250 meter dan 400 meter. Sistem drainase tersebut dirancang untuk memperlancar aliran air menuju jalur crossing di bawah rel kereta api, sehingga mampu mengurangi potensi genangan di kawasan Kali Wadas.
Bagi pemerintah daerah, proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik. Di balik saluran drainase yang akan dibangun, terdapat upaya mengembalikan rasa aman masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan ancaman banjir.
Wali Kota Serang menargetkan pembangunan tersebut dapat selesai pada tahun ini. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten yang turut memberikan dukungan dalam percepatan penanganan banjir di Kota Serang.
Menurutnya, kolaborasi antarpemerintah menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur, terutama ketika kebutuhan penanganan di daerah membutuhkan dukungan lebih besar.
Namun, upaya mengendalikan banjir tidak hanya berhenti pada pembangunan infrastruktur. Pemerintah Kota Serang juga akan melakukan penertiban terhadap bangunan yang berdiri di atas saluran drainase dan menghambat fungsi aliran air.
Langkah tersebut dilakukan agar sistem drainase dapat bekerja secara optimal dan tidak kembali mengalami penyumbatan akibat aktivitas pembangunan yang tidak sesuai.
Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak mendirikan bangunan di atas saluran air karena dampaknya dapat dirasakan secara luas ketika hujan turun.
Pembangunan Kali Wadas menjadi cerita tentang bagaimana sebuah persoalan lama perlahan mulai mendapatkan solusi. Bagi warga Kota Serang, proyek ini bukan hanya tentang beton, saluran air, atau infrastruktur, tetapi tentang harapan agar banjir yang selama ini menghantui dapat berkurang dan kehidupan berjalan lebih tenang.
Sebab pada akhirnya, penanganan banjir bukan hanya soal mengalirkan air, tetapi juga menjaga ruang hidup masyarakat agar tetap aman dan nyaman. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan