Beritabanten.com – Motor listrik dari Kota Tangerang Selatan bershasil menggelinding di aspal hasil dari rumah konversi Studio Motor di Kecamatan Ciputat. Menarik minat konsumen karena sekali isi batre bisa tempuh jarak 110 km.

“SMEV didirikan pada tahun 2022 ketika terlibat dalam pengembangan sepeda motor listrik untuk Kementerian Pertahanan,” jelas pejabat SMEV Donny Ariyanto, dinukil dari suryapagi.com, Kamis (13/6/2024)

“Kemudian pada tahun 2022 kami akan membangun merek SMEV, memulai proses hukum, termasuk segala macam perizinan di Kementerian Perindustrian dan sebagainya,” tambahnya.

Ia bercerita, bermula dari dari ide untuk mengembangkan sepeda motor listrik pertama dengan konsep puppy yang diberi nama EM1.

Ketika ide tersebut lahir dan izin industri muncul pada tahun lalu, maka pada bulan Oktober tahun yang sama lulus uji tipe, kemudian Donny menggarap lagi sepeda motor listrik dengan konsep road bike bernama EMT.

“Konsep awal EMT lebih ke trek. Karena kelihatannya asyik, ada kendaraan yang bisa melaju di trek seperti ini, kan? Tapi dasarnya adalah mobil listrik,” ujarnya.

Ahli teknologi ini menilai secara teknis kedua sepeda motor tersebut memiliki motor penggerak dan kapasitas baterai yang berbeda. Sedangkan untuk jenis baterai yang digunakan, kedua sepeda motor tersebut menggunakan LG Li-Ion NMC. Sedangkan baterainya IP67.

Data teknis produk ini walaupun produk lokal bisa diperoleh. EMT menggunakan motor 4kW dan pengontrol IM150 yang dapat diprogram. Kapasitas baterainya 72V 55Ah.

“Jadi total kapasitas baterainya 3,96kWh. EM1 menggunakan motor 3kW : n “Baterainya 72V 40Ah atau 2,88kWh,” jelasnya.

Lebih lanjut tentang pengisian daya – EMT memerlukan waktu 2,5-3 jam untuk mengisi daya dari 0 hingga 100 persen.

Sementara karena kapasitas baterainya yang lebih kecil, EM1 sedikit lebih cepat dibandingkan EMT, yaitu sekitar 2 jam.

“Kami juga memiliki pengisian daya ekstra cepat dengan waktu maksimal 0-100 persen sekitar 1,5 jam,” jelas Donny.

“Pengisi daya standar yang kami tawarkan sebenarnya juga pengisian setengah cepat. Dibandingkan produk lain, 5-6 jam cukup cepat,” imbuhnya.

Berbicara soal jarak dan kecepatan, EM1 disebut mampu menempuh jarak 90-110 kilometer dalam sekali pengisian daya. Pada saat yang sama, kecepatan maksimumnya dikatakan 110-115 km/jam.

Soal harga, EM1 dijual Rp 64,7 juta rute Jawa-Bali. Sedangkan harga jual EMT jalur Jawa-Bali sebesar Rp 78,3 juta yang kini sudah terjual sebanyak 39 unit SMEV EM1 dan EMT. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com