Beritabanten.com – Event foto polaroid yang digelar NCT Dream baru-baru ini tengah menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.

Sejumlah interaksi antara para member dengan penggemar menuai perhatian karena dianggap terlalu dekat dan tidak biasa untuk ukuran fansign atau fan event pada umumnya.

Salah satu momen yang paling viral adalah saat seorang penggemar berpose sambil memegang dasi yang dikenakan oleh Mark.

Dalam foto tersebut, dasi tampak dikaitkan langsung ke leher sang idol, menciptakan kesan kedekatan fisik yang memicu berbagai reaksi.

Unggahan itu langsung menyebar luas dan telah ditonton lebih dari 1,3 juta kali, mengundang perdebatan dari penggemar maupun netizen umum.

Selain Mark, Haechan juga menjadi sorotan setelah munculnya foto polaroid dirinya bersama seorang penggemar yang memperlihatkan jarak tubuh yang sangat dekat.

Banyak warganet mengaku terkejut dengan pose tersebut dan mempertanyakan batas interaksi yang diperbolehkan dalam acara seperti ini.

Viralnya foto-foto ini kemudian memicu gelombang kritik terhadap SM Entertainment selaku agensi yang menaungi NCT Dream.

Sejumlah netizen menilai bahwa konsep ‘foto personal’ seperti ini berpotensi mendorong perilaku sasaeng atau penggemar obsesif.

Mereka menyoroti bagaimana kedekatan berlebihan bisa membuka celah bagi pelanggaran privasi, meskipun di satu sisi membuat penggemar merasa lebih dihargai.

Hingga saat ini, SM Entertainment belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kontroversi yang berkembang. Namun diskusi di kalangan penggemar terus berlanjut, mempertanyakan batas sehat antara idola dan penggemarnya dalam sebuah event publik. (Sra)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com