Beritabanten.com – Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan atau Kadinsos Kota Tangsel Heli Slamet mengku senang jika ditugaskan oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menghadiri acara MUI Kota Tangsel.
Hal tersebut mengemuka kala Heli Slamet mewakili Benyamin Davnie untuk memberikan sambutan dalam acara “Dzikir dan Doa Penutupan Akhir Tahun 2025” yang dihelat oleh MUI Kota Tangsel.
Acara yang diadakan di Yayasan Daarul Hikmah, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel pada hari ini Rabu 31 Desember 2025 ini, menjadi kesempatan bagi Heli Slamet menegaskannperan penting ulama di tengah masyarakat.
“Tangsel ini banyak ulama tempat kita belajar dan bertanya bagaimana baiknya menuntut masyarakat lebih religius. Saya merasa senang bisa hadir di tengah para alim ulama jika ditugaskan oleh Pak Wali Kota,” katanya.
Heli Slamet mengandaikan peran ulama sebegai pelayan umat dalam masalah keagamaan selaras dengan niatan para pendiri Tangsel dengan moto Cerdas, Modern dan Religius.
“Peran ulama yang banyak di Tangsel itu seperti halnya tugas Pemkot Tangsel untuk membumikan moto cerdas, modern dan religius dalam masyarakat. Ini sudah banyak terbukti yang bisa menjadi tuntunan masyarakat,” dia tegaskan.
Dia juga menyampaikan di tengah kegiatan menutup akhir tahun ada saudara kita di Sumatera yang menanggung beban pasca bencana banjir bandang dan longsor.
Donasi yang telah diberikan masyarakat dikatakan sangat membantu untuk meringankan beban penyintas bencana di Sumatera.
“Di saat kita menutup tahun, ada saudara-saudara kita yang sedang berduka di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Kita harus turut merasakan kepedihan mereka,” katanya.
Heli Slamet menambahkan, bantuan dari masyarakat Kota Tangsel untuk para korban bencana telah disalurkan dengan nilai mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Ia berharap kegiatan dzikir dan doa pergantian tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh masyaraka
Karenanya, kata Heli Slamet, Pemerintah Kota Tangsel atau Pemkot Tangsel akan selalu mendukung setiap kegiatan MUI Kota Tangsel.
Pemkot Tangsel jadinya terbantu dalam menata masyarakat sesuai moto religius dalam setiap gerak pembangunan.
Lalu dirinya menyebut agenda ke depan yang bisa menjadi agenda bersama dalam masyarakat agar bisa terhindar dari perbuatan yang merugikan.
Kebiasaan judi online dalam amatan Dinsos Kota Tangsel telah banyak merugikan perekelonomian umat yang memungkinkan disadarkan oleh peran aktif alim ulama.
“Bahaya judi online masih jadi penangan bersama agar tidak menimbulkan kerugian lebih besar lagi bagi masyarakat di masa mendatang,” demikian Heli Slamtet menutup. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan