Beritabanten.com – Politik tidak pernah berhenti pada prosesi pelantikan. Di balik seremoni, selalu ada pekerjaan besar yang menanti. Itulah tantangan yang kini berada di pundak Dahyani setelah resmi dilantik sebagai Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Serang untuk periode 2026–2031.

Pelantikan yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB di kawasan bersejarah Alun-alun Kota Tua Jakarta, Rabu (22/7/2026), bukan sekadar pergantian kepengurusan. Bagi PKB Kabupaten Serang, momentum tersebut menjadi titik awal membangun kembali kekuatan politik menghadapi dinamika lima tahun mendatang.

Dahyani akan didampingi Hayumi sebagai Sekretaris dan H. Roni Johan sebagai Bendahara. Trio kepengurusan baru ini memikul harapan besar untuk menjaga soliditas partai sekaligus memperluas pengaruh PKB hingga ke tingkat desa.

Di Kabupaten Serang, persaingan politik tidak pernah benar-benar sepi. Setiap partai berlomba memperkuat basis konstituen, merawat jaringan kader, sekaligus menawarkan gagasan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, konsolidasi organisasi menjadi pekerjaan pertama yang harus dituntaskan.

Dahyani menyadari tantangan tersebut. Menurutnya, kepengurusan baru tidak boleh hanya sibuk mengurus struktur partai, tetapi harus hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kerja-kerja politik yang nyata.

“Kami berkomitmen memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat bawah agar PKB semakin dekat dengan masyarakat. Kepengurusan ini akan bekerja secara maksimal untuk menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi warga Kabupaten Serang,” kata Dahyani.

Ia menegaskan, politik yang dibangun PKB ke depan harus mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi rakyat, pelayanan publik, hingga pembangunan daerah yang lebih merata.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan partai tidak lagi semata-mata diukur dari jumlah kursi legislatif, melainkan dari seberapa besar kehadirannya dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Pelantikan di Kota Tua Jakarta juga memiliki makna simbolik. Kawasan yang menjadi saksi perjalanan sejarah bangsa itu seakan mengingatkan bahwa politik sejatinya adalah ruang pengabdian, bukan sekadar perebutan kekuasaan. Semangat itulah yang diharapkan menjadi pijakan kepengurusan baru PKB Kabupaten Serang.

Namun, jalan ke depan tentu tidak mudah. Konsolidasi hingga akar rumput membutuhkan kerja yang konsisten, komunikasi yang baik antar-kader, serta kemampuan membaca perubahan aspirasi masyarakat yang terus berkembang.

Lima tahun ke depan akan menjadi masa pembuktian. Apakah kepemimpinan baru mampu mengubah semangat pelantikan menjadi kerja politik yang produktif, atau justru terjebak dalam rutinitas organisasi. Bagi Dahyani dan jajaran pengurusnya, pelantikan hanyalah garis start. Perlombaan sesungguhnya baru saja dimulai. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com