Beritabanten.com – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyatakan pentingnya sholawat dalam menyertai perjalanan hidup seorang muslim.
Dirinya berbagi cerita ketika mendapat musibah pada tahun 2013 dengan jari jempol terkelupas hingga terlihat tulangnya warna putih dengan kucuran darah tiada henti.
Waktu itu dirinya terjatuh dalam satu acara ketika masih menjadi Wakil Wali Kota mendampingi Airin Rachmi Diany sebagai Wali Kota Tangsel yang kini menjadi Bakal Calon Gubernur Banten bersama Ade Sumardi sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur Banten.
“Waktu itu pernah saya bagikan juga cerita ini tahun 2013, di mana jari jempol saya terkelupas hingga terlihat tulang putih dengan kucuran darah,” kenang dia dalam acara Dewan Masjid Indonesia Tangsel di di Masjid Agung Al Ikhlas Pondok Cabe Ilir Pamulang, Minggu (22/9/2024).
“Yang terbayang dalam benak saya hanya satu, terus saja membaca sholawat meski badan menggigil karena darah terus bercucuran,” ungkap dia.

Dalam perjalanan menuju rumah sakit terdekat, kata dia, para tenaga medis terus berusaha mencegah luka pada ibu jari terus bisa tertangani dengan baik.
“Saya ingat betul bagaimana tenaga medis berusaha mengobati ibu jari tersebut. Tapi yang saya paling ingat adalah terus menerus membaca sholawat,” kata dia.
Dia meyakinkan para jamaah, bahwa membaca sholawat bisa membuat dirinya tenang dan pasrah di tengah usaha pengobatan yang terus dilakukan oleh tenaga medis.
“Tenang aja rasanya, tapi tentu saja tetap saya ikuti secara disiplin semua tahapan pengobatan,” imbuh dia.
Pasca pengobatan selesai, tambah dia, suasana ketika membaca sholawat mendorong dirinya untuk terus membaca sholawat dalam keadaan apa pun, karena itu bisa membuat diri Bang Ben, biasa disapa, menjadi tenang dan lebih fokus.
“Saya tidak pernah berpikir bisa kembali menggunakan ibu jari normal seperti sekarang. Saya hanya teringat bagaimana diri saya menjadi tenang ketika dalam proses pengobatan,” ucap dia.
Karenanya, Bang Ben, merasa bersyukur DMI Tangsel mengadakan acara sholawat tersebut sebagai pengingat dirinya dan jika mungkin diikuti oleh jamaah yang hadir.
Dirinya tidak lupa dalam masa kini dalam proses perjalanan menuju Pilkada 2024 agar mewaspadai hal yang membuat keutuhan masyarakat terganggu karena beda kepentingan.
Terutama dirinya mewanti-wanti akan banyak berita hoax yang biasa menebar terus dibagikan tanpa ada mengecek kebenaran akan berdampak pada keutuhan warga.
“Pokoknya hati-hatilah dalam menerima informasi. Pastikan dulu kebenarannya sebelum disebar,” pinta dia.
“Kita sebagai muslim diwajibkan membaca sholawat sebagai penghormatan pada Nabi Besar Muhammad SAW. Insyaalloh apa yang kita lakukan pasti lancar, amiiin,” tutup dia.
Sebagai informasi acara DMI tersebut dimaksudkan untuk memperingati Mauli Nabi bersama seluruh pengurus DMI se-Tangerang Selatan, para jamaah di Pamulang yang juga turut dihadiri oleh Sekjen DMI pusat Rahmat Hidayat MT. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan