Beritabanten.com – Di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan sosial yang memengaruhi kehidupan generasi muda, Pemerintah Kabupaten Serang memilih memperkuat pondasi pendidikan dari sisi karakter. Salah satu langkah yang terus didorong adalah menjadikan pembelajaran Al-Qur’an sebagai bagian penting dalam membentuk pribadi siswa yang berintegritas, disiplin, dan berakhlak mulia.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, saat menghadiri kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan ke-5 yang diikuti ratusan siswa SDIT dan SMPIT Bina Insan Kragilan. Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini bukan hanya soal prestasi akademik, tetapi juga bagaimana sekolah mampu melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat di tengah perkembangan zaman.

Ia menilai pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama dalam seluruh proses pembelajaran. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Serang terus mendorong setiap satuan pendidikan untuk mengintegrasikan program tartil dan tahfiz Al-Qur’an sebagai bagian dari pembentukan kepribadian peserta didik.

“Bukan hanya mencetak anak yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, tanggung jawab, kejujuran, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” ujarnya, dilihat di Antara, Senin 30 Juli 2026.

Menurut Najib, keberhasilan pendidikan tidak dapat diukur hanya dari tingginya nilai ujian atau banyaknya prestasi yang diraih siswa. Lebih dari itu, sekolah diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai moral yang menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

Pemerintah Kabupaten Serang juga memberikan apresiasi kepada Yayasan Bina Insan Kragilan yang secara konsisten mengembangkan pendidikan Al-Qur’an melalui Metode Ummi. Model pembelajaran tersebut dinilai menjadi salah satu contoh nyata bagaimana lembaga pendidikan dapat membangun budaya religius sejak usia dini.

Najib menegaskan bahwa keberhasilan mencetak generasi Qurani tidak bisa dibebankan kepada sekolah semata. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, yayasan, serta orang tua agar proses pembentukan karakter terus berlanjut hingga di lingkungan keluarga.

Sinergi tersebut diyakini mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membangun kepribadian anak yang siap menghadapi tantangan masa depan tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan spiritual.

Melalui penguatan pendidikan berbasis Al-Qur’an, Pemerintah Kabupaten Serang berharap lahir generasi yang unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah sebagai identitas utama masyarakat Banten. Upaya ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com