Beritabanten.com — Dunia komunikasi publik Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok berpengalaman. Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bidang Komunikasi Publik, Troy Harold Yohanes Pantouw, meninggal dunia pada Sabtu (25/7/2026) dalam usia 58 tahun.

Kabar kepergian Troy disampaikan oleh Otorita IKN melalui pernyataan resmi yang mengungkapkan rasa duka mendalam sekaligus doa bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, penghiburan, dan kekuatan,” demikian pernyataan Otorita IKN.

Troy dikenal sebagai figur yang memiliki perjalanan panjang di dunia komunikasi, mulai dari jurnalisme, industri media, hingga komunikasi korporasi dan pemerintahan.

Pria kelahiran 8 Mei 1968 tersebut dipercaya mengemban amanah sebagai Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sejak Januari 2024. Dalam posisi tersebut, ia berperan dalam memperkuat penyampaian informasi publik terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Sebelum bergabung dengan Otorita IKN, Troy telah menorehkan pengalaman panjang di berbagai bidang komunikasi strategis. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Komunikasi PT Tirta Investama (Danone-AQUA) pada 2009.

Kariernya bermula sebagai jurnalis radio pada 1987. Setelah itu, ia mengembangkan kiprahnya sebagai produser televisi pada 1990 sebelum melanjutkan perjalanan profesional di sejumlah perusahaan besar.

Berbagai posisi pernah dijalani Troy, mulai dari instruktur John Robert Powers International pada 1994, Manajer Promosi dan Komunikasi CBN pada 1998, Manajer Komunikasi PT Air Mancur pada 1999, hingga Kepala Humas Nasional PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) periode 2005–2008.

Jejak panjangnya menunjukkan konsistensi Troy dalam membangun dunia komunikasi profesional, baik di sektor media, perusahaan swasta, maupun pemerintahan.

Kepergian Troy Pantouw meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta para insan komunikasi yang pernah bekerja dan berinteraksi dengannya selama puluhan tahun.

Sosoknya dikenang sebagai praktisi komunikasi yang memiliki pengalaman luas dan kontribusi besar dalam membangun hubungan antara institusi dan publik. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com