Beritabanten.com – Rencana perluasan jalur Moda Raya Terpadu (MRT) dari Jakarta menuju wilayah Tangerang Raya semakin menunjukkan perkembangan positif. Hal ini terungkap usai digelarnya pertemuan antara Gubernur Banten Andra Soni dengan jajaran pemerintah daerah dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Andra menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh proyek MRT masuk Tangerang, mengingat besarnya kebutuhan masyarakat akan transportasi massal yang nyaman dan efisien.
Menurutnya, kehadiran MRT akan membawa dampak positif bagi mobilitas warga dan sekaligus mengurangi beban kemacetan yang selama ini menjadi tantangan utama di kawasan Tangerang Raya.
Sekda Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, turut menyuarakan dukungan terhadap proyek strategis ini. Ia menilai pembangunan MRT menjadi solusi penting untuk permasalahan transportasi di daerahnya.
“Kami sangat mendukung rencana ini dan berharap segera terealisasi,” kata Soma.
Soma menjelaskan bahwa saat ini sistem transportasi massal belum terintegrasi optimal, sehingga banyak warga masih mengandalkan kendaraan pribadi, yang memperparah kemacetan.
“MRT diharapkan bisa mengatasi kemacetan yang sudah sangat parah di Tangerang dan sekitarnya,” tambahnya.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT MRT Jakarta, Pemprov Banten, dan tiga pemda di wilayah Tangerang Raya direncanakan akan dilakukan dalam waktu dekat. Jika berjalan sesuai rencana, MoU tersebut akan ditandatangani pada Oktober 2025, atau paling lambat November.
“Penandatanganan ditargetkan bulan depan. Ini jadi langkah awal yang penting dalam merealisasikan MRT ke Tangerang,” ujar Soma.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa enam stasiun MRT direncanakan akan dibangun di wilayah Kabupaten Tangerang, meskipun belum bisa mengungkapkan titik lokasinya secara detail.
Dengan dukungan kuat dari pemerintah pusat maupun daerah, serta antusiasme masyarakat, kehadiran MRT di Tangerang semakin mendekati kenyataan. Proyek ini diharapkan bisa mendorong integrasi transportasi yang lebih baik dan mengurangi kemacetan di kawasan penyangga Jakarta. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan