Beritabanten.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang menanggapi penolakan klaim Jaminan Kematian (JKM) yang diajukan oleh Jubaedi, seorang warga Kampung Cigabus, Taktakan, Kota Serang.
Jubaedi mengajukan klaim atas orang tuanya yang terdaftar sebagai peserta JKM. Namun, klaim tersebut ditolak.
Pihak BPJS meminta Jubaedi untuk datang langsung ke kantor agar dapat mengevaluasi kesalahan yang terjadi.
Kabid Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang, Sabastian, menyatakan, pihaknya mempersilakan Jubaedi untuk kembali ke kantor agar masalah ini bisa dijelaskan secara rinci.
Sabastian juga menegaskan bahwa BPJS tidak akan menolak klaim jika peserta memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan.
“Kami tidak boleh dan tidak akan menolak klaim peserta jika memang memenuhi kriteria,” jelas Sabastian.
Menurutnya, proses verifikasi diperlukan untuk memastikan bahwa klaim yang diajukan telah sesuai dengan ketentuan. Dana yang dikelola BPJS merupakan bagian dari keuangan negara, sehingga penggunaannya harus hati-hati dan tepat sasaran.
Terkait penolakan klaim Jubaedi, Sabastian belum dapat memastikan apa yang menjadi penyebab utamanya. Klaim Jubaedi ditolak dengan alasan bahwa saat pendaftaran, orang tuanya sudah dalam kondisi sakit dan tidak memiliki penghasilan, tetapi tetap diterima sebagai peserta.
“Kita perlu pastikan terlebih dahulu apakah klaim ditolak saat pengajuan atau setelah verifikasi,” tambah Sebastian.
Sebelumnya, diketahui bahwa Jubaedi adalah ahli waris dari orang tuanya yang terdaftar sebagai peserta JKM selama setahun dan membayar iuran secara rutin.
Namun, saat orang tuanya meninggal, klaim JKM ditolak. Jubaedi mempertanyakan mengapa BPJS tidak menolak sejak awal pendaftaran jika kondisi orang tuanya tidak memenuhi syarat.
“Kenapa dulu saat pendaftaran diterima? Itu pertanyaan saya. Seharusnya ditolak dari awal, tapi ini tidak,” ungkap Jubaedi. (Chk)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


1 Komentar
Dana BPJS yang menjadi hak mutlak rakyat, justru ketika dibutuhkan tidak bisa digunakan. Padahal untuk menggunakan BPJS setiap pemilik wajib menyisihkan uang mereka setiap satu bulan sekali.
Kehidupan rakyat saat ini sangat sulit karena mengalami inflasi, justru ditambah sulit karena dana BPJS tidak bisa dicarikan. Ada yang nilai dana BPJS besar, namun susah ketika hendak dicairkan. Banyak persyaratan-persyaratan yang mesti dipenuhi.