Beritabanten.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan mobil terjadi di Jalan Perimeter Utara, kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 07.20 WIB. Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah rekaman kamera dasbor (dashcam) kendaraan yang terlibat beredar di media sosial.

Berdasarkan rekaman yang beredar, pengendara sepeda motor diduga melakukan manuver sesaat sebelum terjadi benturan. Pengemudi mobil menyebut pengendara motor sempat menyalakan lampu sein kanan, namun kemudian diduga bergerak ke arah kiri sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti kecelakaan maupun kondisi pengendara sepeda motor.

Peristiwa tersebut kembali mengingatkan pentingnya penggunaan lampu sein sebagai sarana komunikasi antar pengguna jalan. Dalam berlalu lintas, lampu sein tidak hanya berfungsi sebagai perlengkapan kendaraan, tetapi juga menjadi informasi bagi pengendara lain untuk memperkirakan arah pergerakan kendaraan di depannya.

Dalam kajian keselamatan transportasi, faktor manusia (human error) masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kesalahan memberikan isyarat, mengambil keputusan, maupun kurang memperhatikan situasi di sekitar dapat meningkatkan risiko tabrakan meskipun kondisi kendaraan dalam keadaan baik.

Selain itu, konsep mental model menjelaskan bahwa setiap pengendara membangun perkiraan berdasarkan informasi yang diterimanya. Ketika lampu sein kanan menyala, pengendara di belakang umumnya akan mengantisipasi kendaraan di depan bergerak ke arah kanan. Apabila kendaraan justru berbelok ke arah yang berbeda, waktu untuk bereaksi menjadi lebih singkat sehingga potensi kecelakaan meningkat.

Dalam psikologi lalu lintas, kondisi tersebut dikenal sebagai expectancy violation, yaitu situasi ketika tindakan seseorang tidak sesuai dengan sinyal atau informasi yang telah diberikan sebelumnya. Perbedaan antara isyarat dan manuver kendaraan dapat menyebabkan pengguna jalan lain salah mengantisipasi pergerakan sehingga berujung pada benturan.

Karena itu, penggunaan lampu sein secara tepat menjadi bagian penting dalam membangun keselamatan berlalu lintas. Konsistensi antara isyarat yang diberikan dengan arah pergerakan kendaraan membantu pengguna jalan lain mengambil keputusan secara tepat dan mengurangi risiko kecelakaan.

Peristiwa yang terjadi di kawasan Bandara Soekarno-Hatta menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengemudi, tetapi juga oleh komunikasi yang jelas antar pengguna jalan melalui isyarat yang benar dan sesuai dengan manuver kendaraan..(Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com