Beritabanten.com – Kunjungan wisata ke pantai di Kecamatan Anyar dan Cinangka selama liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 mengalami penurunan akibat cuaca buruk yang melanda Indonesia, termasuk Kabupaten Serang.

Erika, pengelola Pantai Batu Saung, menyatakan bahwa jumlah pengunjung di Pantai Batu Saung selama libur tahun baru terbilang cukup tinggi.

Ia mencatat bahwa dari pagi hingga sore hari, tepatnya hingga pukul 15.00 WIB, ribuan pengunjung sudah datang.

“Kami menghitung jumlah kendaraannya, ada 180 kendaraan pribadi, satu bus, dan sekitar 470 sepeda motor. Kami perkirakan jumlahnya akan terus bertambah,” ujarnya.

Namun, ia mengakui bahwa kunjungan di Pantai Batu Saung mengalami penurunan dibandingkan dengan libur Natal dan Tahun Baru tahun sebelumnya.

“Tahun ini tidak seramai tahun lalu, perbedaannya cukup signifikan. Tahun lalu, dari Natal hingga Tahun Baru, ramai terus. Tapi tahun ini tidak begitu ramai,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan bahwa sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Pantai Batu Saung berasal dari Kabupaten Serang. “Sebagian besar adalah wisatawan lokal, sekitar 80 persen berasal dari Banten.

Wisatawan dari luar Banten biasanya menggunakan bus, namun tahun ini hanya satu bus yang masuk, biasanya banyak,” jelasnya.

Erika menyebutkan bahwa penurunan jumlah kunjungan di Pantai Anyar-Cinangka disebabkan oleh cuaca buruk di Kabupaten Serang, yang meliputi hujan deras dan gelombang tinggi.

“Isu cuaca memang mempengaruhi. Banyak wisatawan yang memilih berlibur ke Bandung atau daerah lain,” katanya.

Ia menduga bahwa cuaca yang tidak mendukung sepanjang bulan Desember 2024 juga menjadi salah satu alasan turunnya kunjungan wisata.

“Banyak wisatawan yang memilih untuk berlibur ke Bandung atau daerah pegunungan lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasandaya, membenarkan penurunan tersebut.

“Memang ada penurunan kunjungan sekitar 30 persen dibandingkan dengan libur tahun baru tahun lalu. Biasanya, pada libur Nataru, kunjungan wisata mencapai 100 persen, tetapi kali ini hanya sekitar 70 persen berdasarkan lalu lintas yang ada,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penyebab utama penurunan ini adalah informasi yang tersebar di media sosial tentang kondisi cuaca yang kurang baik.

“Berita yang kurang baik mengenai kawasan pantai dan cuaca yang buruk sepertinya memengaruhi minat wisatawan. Dibandingkan dengan tahun lalu, penurunan cukup signifikan,” tegasnya.

Namun demikian, Anas mengungkapkan bahwa target kunjungan tahunan Pemkab Serang telah terlampaui.

“Tahun ini, kami menargetkan 2,9 juta wisatawan. Alhamdulillah, pada libur Nataru ini ada tambahan sekitar 200 ribu wisatawan, sehingga total kunjungan wisata tahun ini mencapai 3,06 juta pengunjung,” ungkapnya. (Rzm)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com