Beritabanten.com – Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, baru-baru ini membagikan kabar bahagia melalui akun Instagram pribadinya terkait kelahiran cucu pertamanya.
Dalam unggahannya pada Minggu, 5 Januari 2025, Helldy mengunggah foto bersama anak sulungnya, Nindy, dan keluarga di ruangan persalinan sebuah rumah sakit.
“Selamat ya mba Nindy dan Aldri atas kelahiran putra pertama pada 2 Januari 2025 pukul 23.22,” tulis Helldy dalam keterangan foto.
Ia melanjutkan dengan doa untuk cucunya, “Semoga kelak menjadi anak yang sholeh dan kelak besar menjadi yang bermanfaat buat masyarakat.” Helldy juga menyatakan kebahagiaannya menjadi seorang kakek, “Alhamdulillah, saya dan Bu Hany resmi menjadi kakek dan nenek.”
Namun, meski berbagi momen bahagia, unggahan Helldy justru diserbu oleh warganet yang mengungkapkan keluhan terkait belum cairnya Honor Daerah (Honda) bagi para honorer di Kota Cilegon.
Di kolom komentar, beberapa warganet mengkritik kurangnya perhatian terhadap honor yang belum dibayarkan.
Salah seorang warganet, @arifmaulana_11, menulis, “Honda cair kapan???” Sementara @nilapuspita1988 menulis dengan penuh kekecewaan,
“Pa dzolim amat pa sma honorer pa, HONDA 2024 apa kabarnya pa Helldy, 22 jangan lepas tangan gt pa, inget pa kami disini honorer sanagat mengandalkan uang itu, tolong lah pak hutang di bawa mati pak.”
Komentar serupa juga datang dari akun @dirmayy_ yang mempertanyakan peraturan terkait honor yang belum cair. “Honda sama honor ops masa udah lewat tahun bisa hangus? Ko peraturannya seperti itu pak?” tulisnya.
Beberapa warganet bahkan mengungkapkan kondisi mereka yang sangat membutuhkan dana dari Honda, seperti yang diungkapkan oleh @intanmayangsari75 yang mengaku tidak bisa melahirkan karena menunggu kepastian cairnya Honda. ”
Saya mau lahiran gak punya duit, nunggu Honda belum turun, belum ada kepastian, sedih nya MasyaAllah,” tulisnya.
Warganet lainnya, @mamgits_, juga mempertanyakan mengapa Helldy tidak memberikan respons terhadap keluhan terkait Honda.
“Pak kok gak respon sama sekali terkait HONOR DAERAH yang TIDAK CAIR? Tolong berikan kesan terbaik di akhir masa jabatan Anda pak. Ini guru honor pada ngejerit pak,” tulisnya.
Di tengah kegembiraan atas kelahiran cucu pertama, Wali Kota Cilegon harus menghadapi kritikan tajam dari warganet yang menyuarakan ketidakpuasan mereka terkait masalah honor yang belum dibayarkan.
Menjelang akhir kepemimpinan Helldy Agustian, Pemerintah Kota Cilegon menghadapi defisit anggaran yang serius, yang berdampak pada ketidakmampuan untuk mencairkan honor para guru madrasah selama tiga bulan terakhir, terhitung sejak Oktober hingga Desember 2024.
Situasi ini menyebabkan ribuan guru madrasah di Cilegon terancam tidak menerima honor pada triwulan keempat.
Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Cilegon, Rahmatullah, masalah ini terjadi karena defisit anggaran dan tidak mencapainya target pendapatan daerah.
Honor yang biasa dibayarkan setiap triwulan terancam tidak cair pada triwulan terakhir tahun 2024, dan hingga kini belum ada solusi pasti dari pemerintah kota.
Para guru dan masyarakat berharap bahwa solusi dapat segera ditemukan agar hak-hak honorer dapat dipenuhi, dan masalah ini tidak berlarut-larut di masa kepemimpinan Wali Kota Cilegon yang baru. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan