Beritabanten.com – Pegiat media sosial Eko Kunthadi menyampaikan kritik terhadap kinerja salah satu Koperasi Merah Putih melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada 7 Juli 2026. Kritik tersebut disampaikan dengan gaya satire setelah muncul informasi mengenai laba bersih koperasi yang disebut hanya mencapai Rp78 ribu setelah enam bulan beroperasi.

 

Dalam unggahannya berjudul “Bersabarlah dalam Berusaha”, Eko menyoroti kondisi koperasi yang berada di kawasan Melawai, Blok M, Jakarta Selatan. Ia membandingkan capaian laba tersebut dengan pendapatan sejumlah pelaku usaha kecil yang menurutnya dapat memperoleh hasil lebih besar dalam waktu yang lebih singkat.

 

“Setelah enam bulan beroperasi, alhamdulillah, Koperasi Merah Putih berhasil mencetak laba bersih Rp78 ribu,” tulis Eko dalam unggahannya.

 

Eko juga menyinggung pelatihan bagi pengelola koperasi yang disebut membutuhkan biaya sekitar Rp45 juta per orang. Menurutnya, besarnya biaya persiapan tersebut perlu dilihat bersama dengan hasil usaha yang diperoleh koperasi.

 

Dengan gaya sindiran, Eko membandingkan laba koperasi tersebut dengan sejumlah usaha informal, seperti pedagang kopi keliling, pedagang cilok, hingga juru parkir. Ia menyebut usaha-usaha tersebut memiliki potensi pendapatan harian yang menurutnya lebih besar dibandingkan angka laba koperasi yang disorotnya.

 

Selain itu, Eko turut menyinggung warung Madura yang menurutnya memiliki aktivitas perdagangan cukup tinggi. Perbandingan tersebut disampaikan sebagai bentuk kritik terhadap pengelolaan dan hasil usaha koperasi yang menjadi perhatian dalam unggahannya.

 

Di bagian akhir tulisannya, Eko tetap menggunakan pendekatan humor dengan membahas kemungkinan pembagian keuntungan kepada masyarakat apabila sebagian laba koperasi dikembalikan kepada publik. Ia menyebut nilai yang diterima akan relatif kecil jika dihitung berdasarkan laba Rp78 ribu.

 

Unggahan Eko Kunthadi tersebut merupakan pendapat pribadi yang disampaikan melalui media sosial dengan pendekatan satire. Hingga berita ini ditulis, belum terdapat tanggapan dari pihak Koperasi Merah Putih maupun pemerintah terkait informasi mengenai kinerja koperasi yang disinggung dalam unggahan tersebut. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com