Beritabanten.com – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka acara Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) pada Rabu (11/6/2025).

Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan industri nasional melalui penggunaan produk lokal dalam pengadaan barang dan jasa.

Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa program P3DN adalah langkah strategis yang tidak hanya mendorong pertumbuhan industri pengolahan, tetapi juga memperkuat kontribusi sektor ini terhadap perekonomian nasional dan daerah.

“Melalui P3DN, kita mengajak masyarakat dan instansi untuk mencintai serta memprioritaskan produk buatan dalam negeri demi kemandirian ekonomi dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan P3DN merupakan wujud nyata semangat nasionalisme dalam membangun kekuatan ekonomi bangsa melalui peningkatan penggunaan produk dalam negeri, khususnya dalam pengadaan yang didanai oleh APBN maupun APBD.

Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian yang mewajibkan penggunaan produk dalam negeri dalam setiap kegiatan pengadaan pemerintah.

Intan berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tangerang bisa bersinergi, berkomitmen, dan lebih aktif mendukung program ini.

“Saya harap kegiatan sosialisasi ini mampu meningkatkan kesadaran dan komitmen OPD untuk mengutamakan produk dalam negeri dalam setiap proses pengadaan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman perangkat daerah terkait kebijakan dan strategi implementasi P3DN.

Program ini juga bertujuan mendorong realisasi belanja daerah untuk produk lokal.

“Kegiatan sosialisasi berlangsung selama dua hari, pada 11 dan 12 Juni 2025, dan diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari OPD se-Kabupaten Tangerang, 29 kecamatan, serta 28 kelurahan,” jelas Resmiyati.

Dalam kegiatan ini, turut hadir narasumber dari Disperindag Provinsi Banten dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia yang menyampaikan materi mengenai perkembangan regulasi P3DN serta pemanfaatan sistem pendukung seperti e-katalog dan promosi produk unggulan lokal.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap penggunaan produk dalam negeri terus meningkat dan menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan industri lokal yang berdaya saing tinggi. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com