Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menjelaskan bahwa Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD langsung mengerahkan personel dan armada pemadam setelah menerima laporan kejadian.
Enam unit Damkar yang diterjunkan berasal dari Pos Damkar Sepatan, Pasar Kemis, Pakuhaji, Mauk, Rajeg, serta Markas Komando (Mako) Curug. Petugas dari sejumlah pos tersebut bahu-membahu melakukan pemadaman di lokasi kebakaran.
Berdasarkan informasi awal dari petugas di lapangan, api sudah membesar saat proses penanganan berlangsung. Kobaran api dengan cepat melalap tumpukan barang retur online shop, kemudian merembet ke sisi bangunan hingga turut membakar gudang kosong yang berada di sebelahnya.
Petugas pemadam kebakaran harus berjibaku selama kurang lebih lima jam untuk mengendalikan kobaran api. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara maupun titik api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Beruntung, saat peristiwa terjadi tidak ada aktivitas karyawan di dalam gudang. Hanya petugas keamanan atau security kawasan pergudangan yang tengah berjaga. Hingga proses penanganan berlangsung, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka-luka.
Meski api telah berhasil dikendalikan, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Total kerugian material akibat peristiwa tersebut juga belum dapat dipastikan dan masih menunggu pendataan lebih lanjut dari pihak terkait.
BPBD Kabupaten Tangerang terus melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman. Langkah pendinginan menjadi bagian penting guna mengantisipasi munculnya kembali titik api setelah kebakaran melanda kawasan pergudangan di Sepatan tersebut. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan