Beritabanten.com – Perhatian Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terhadap penguatan pengelolaan zakat kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, meraih penghargaan kategori Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik dalam ajang Grand BAZNAS Awards 2026.

Penghargaan tersebut diterima dalam rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Rakornas ini mengangkat tema “Perkuat Zakat Produktif dan Berdampak”, yang menekankan pentingnya pengelolaan zakat untuk mendukung pemberdayaan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tangsel diwakili Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan, Bambang Nurtjahjo, yang hadir bersama Asisten Daerah I, H. Chaerudin, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap pengelolaan zakat. Di Tangerang Selatan, dukungan itu diwujudkan melalui kolaborasi Pemkot Tangsel dan BAZNAS dalam mengoptimalkan penghimpunan, penyaluran, serta pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat yang membutuhkan.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie sebelumnya menegaskan pentingnya peran BAZNAS sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai potensi sosial dan ekonomi, termasuk zakat serta tanggung jawab sosial perusahaan.

Hal tersebut disampaikan Benyamin dalam kegiatan Halalbihalal BAZNAS Kota Tangsel dan Optimalisasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Senin (13/4/2026).

“Saya berharap ke depan bersama Baznas, kita (Pemkot Tangsel) bisa meningkatkan kinerja untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Benyamin, sebagaimana diberitakan Portal Berita Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Dalam kesempatan yang sama, Benyamin juga menekankan pentingnya transparansi pengelolaan dana zakat agar masyarakat mengetahui secara jelas pemanfaatan dana yang telah mereka tunaikan.

“Ini membutuhkan informasi yang terbuka, jelas, uang yang disedekahkan, diinfakkan, dizakatkan ke mana larinya,” katanya.

Pemkot Tangsel juga mendorong pengembangan sistem informasi berbasis teknologi agar penyaluran dan penerima manfaat dana BAZNAS dapat diketahui masyarakat secara lebih mudah. Transparansi tersebut diharapkan memperkuat kepercayaan publik sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi.

Kinerja BAZNAS Tangsel Lampaui Target Penyaluran 2025

Dukungan Pemkot Tangsel berjalan beriringan dengan kinerja BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam menghimpun dan menyalurkan dana umat.

Berdasarkan pemberitaan resmi Pemerintah Kota Tangerang Selatan pada 13 April 2026, BAZNAS Tangsel menyalurkan dana sebesar Rp22 miliar sepanjang 2025, melampaui target awal sebesar Rp17 miliar. Untuk 2026, Pemkot Tangsel berharap capaian penyaluran dapat dipertahankan atau ditingkatkan dari realisasi tahun sebelumnya.

Capaian tersebut menunjukkan peran BAZNAS sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperluas dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dana yang dikelola disalurkan melalui berbagai program yang mencakup pendidikan, ekonomi, kesehatan, kemanusiaan, serta dakwah dan advokasi.

Sementara itu, berdasarkan publikasi Pemerintah Kota Tangsel pada Mei 2025, BAZNAS Tangsel telah menyalurkan dana zakat sebesar Rp25.051.124.000 kepada 26.627 mustahik selama periode 2022–2024.

Angka tersebut memperlihatkan besarnya peran pengelolaan zakat dalam mendukung pelayanan sosial dan pemberdayaan masyarakat di Tangerang Selatan.

Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, dalam sejumlah kegiatan publikasi lembaganya juga menekankan pentingnya meningkatkan partisipasi muzaki serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, perusahaan, lembaga, dan masyarakat.

Pada 2026, BAZNAS Tangsel turut memublikasikan capaian penghimpunan yang melampaui target 2025 serta perolehan tiga penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja dan inovasi pengelolaan zakat. Informasi tersebut dimuat di situs resmi BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Zakat Produktif Dorong Kemandirian Mustahik

Sejalan dengan tema Rakornas BAZNAS 2026, pengelolaan zakat tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga untuk mendorong pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Melalui program produktif, dana zakat dapat dimanfaatkan untuk membantu pengembangan usaha mikro, meningkatkan keterampilan, memperkuat kapasitas ekonomi keluarga, dan membuka peluang bagi penerima manfaat untuk meningkatkan penghasilannya.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong mustahik atau penerima zakat menjadi lebih mandiri, bahkan pada tahap berikutnya mampu menjadi muzaki yang menunaikan zakat.

Dalam konteks pembangunan daerah, Pemkot Tangsel dan BAZNAS memiliki ruang untuk terus memperkuat sinergi agar program pemberdayaan berbasis zakat dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan tepat sasaran.

Selain memperhatikan besarnya penghimpunan dan penyaluran, keberhasilan program juga perlu dilihat dari dampaknya terhadap kondisi ekonomi penerima manfaat, keberlanjutan usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan Perkuat Komitmen Pemkot Tangsel

Penghargaan Grand BAZNAS Awards 2026 yang diraih Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak.

Dukungan tersebut diharapkan terus diwujudkan melalui penguatan koordinasi dengan BAZNAS Tangsel, peningkatan literasi zakat, perluasan partisipasi muzaki, serta pengembangan program yang berorientasi pada pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan.

Dengan capaian penyaluran Rp22 miliar sepanjang 2025 dan berbagai program yang telah berjalan, BAZNAS Tangsel memiliki peran penting dalam melengkapi upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi pemerintah dan BAZNAS diharapkan tidak hanya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana umat, tetapi juga memastikan bahwa zakat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga Tangerang Selatan. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com