Di sisi lain yang juga sangat penting mampu meningkatkan inovasi baru melalui inovasi dalam melayani masyarakat.
“Sehingga umat dalam kekinian tidak ditinggalkan dan mendapatkan layanan sesuai dengan perkembangan zaman,” bebernya.
Bahwa MUI adalah organisasi tidak seperti yang lain. MUI berhimpun dari berbagai ormas yang memiliki latar belakang berbeda dengan berbagai disiplin ilmu. Karena itu konsep kebersamaan jadi kata kunci dalam organisasi ini.
“Tidak ada kelas. Tapi kita sama. Itulah bedanya MUI dengan yang lain. Wajar jika MUI bisa disebut sebuah organisasi yang istimewa. Memiliki karakteristik sendiri,” bebernya.
Sementara itu menurut Wakil Sekjen MUI Pusat Dr Arif Fahrudin memberikan pesan pesan bagi jajaran pengurus masa khidmat 2024-2029, adalah bagaimana mengurus organisasi yang baik sesuai regulasi yang ada.
Dia mengaku bahwa, MUI provinsi Banten mendapatkan predikat nomor 3 dalam aspek pelayanan kepada umat. Tentu prestasi yang sudah bagus tidak akan sempurna jika tidak didukung oleh MUI kabupaten kota.
“Peran MUI bagaimana meningkatkan fungsi religiusitas di Indonesia. Masyarakat Banten harus menularkan ke bangsa Indonesia yang mana secara global tengah mengalami tantangan. Sebagai kader ulama tentu harus mutlak hukumnya menjadi pilar terpenting kehidupan religiusitas,” pesannya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan