Beritabanten.com – Anda penggemar ikan laut layak mencoba restoran Seafood Bakaran yang terletak di Jalan Ciputat-Jombang No.102, Kelurahan Serua Indah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten 15414.

Restoran yang menawarkan ‘Kualitas Bintang Lima Harga Kaki Lima’ ini  mulai dibuka pada Sabtu 9 Maret 2024 dan telah melayani para penggemar hidangan ikan laut di Tangsel karena tempatnya nyaman dan aman.

Lokasinya yang strategis di pinggir jalan dengan area parkir luas, ruangan yang terbelah jadi yang menggunakan pendingin ruangan dan terbuka lebar menjadikan pelanggan nyaman berkunjung.

Pelanggan bisa memilih ruangan disesuaikan dengan kebutuhan, terutama bagi yang terbiasa menghisap rokok setelah lahap menikmati hidangan.

Salah seorang pengunjung bernama Helmi Setiawan yang merupakan warga Pamulang mengaku sering berkunjung ke Seafood Bakaran Ciputat karena tertarik dengan hidangan ikan laut yang beragam sajiannya. Katanya, banyak pilihan baik dari jenis makanan maupun harga yang ramah di dompet.

“Saya biasa pesan kepiting saus padang yang rasanya khas, pedas sedang dan bumbu yang gurih. Rasa anyir yang biasa menyertai ikan laut juga hilang,” katanya membuka pembicaraan dengan redaksi, Minggu (28/1/2025).

Dirinya yang terbiasa makan ikan laut selama tinggal di pinggir pantai Lampung tersebut membandingkan rasa kepiting tersebut selama dihidangkan sama orang kampungnya dulu.

“Bedanya kan dulu dibakar seadanya di pinggir pantai dengan garam, bawang dan cabe. Di sini ada rasa sausnya yang gurih menggoyang lidah,” ucapnya.

Selain itu, ada kepiting saus black paper, kepiting saus asam manis, udang rebus khas bakaran, udang tuger bakar khas jimbaran, udang tiger bajar khas bakaran, udang sarang telur asin, dan ragam racikan cumi.

“Kalau yang hobi ikan bisa menikmati bakaran ikan baronang, bawal, kerapu, kuwe dan kebul,” katanya.

Fuyunghai  (warna merah) di Seafoof Bakaran Ciputat – Ist.

Dia menambahkan, bagi yang terbiasa makanan lain tersedia fuyunghai, tahu isi selera tuan, ayam saus telur asin, bebek, otak-otak dan beragam sayuran.

“Minumannya juga lengkap dari jus berbagai buah-buahan, jeruk dan teh tawar yang cocok melengkapi hidangan,” katanya.

Dia yang tinggal Tangsel sudah lebih dari sepuluh tahun melihat perkembangan kuliner begitu pesat sebagai konsekuensi logis dari kebutuhan masyarakat yang rata-rata pendatang dari berbagai daerah.

Selain itu, banyak warga Tangsel yang tidak bisa menyisakan waktu cukup di rumah untuk memasak di tengah kesibukan bekerja sehingga pilihan di hari libur adalah mencoba banyak tempat kuliner.

“Saya merasakan perkembangan kuliner Tangsel menjanjikan. Ini juga tampak ramai dengan pengunjung yang sama-sama menghabiskan waktu mencari kuliner,” tegasnya.

“Minggu depan saya akan mencoba Bakso Gopir di Pamulang dua yang katanya gurih dengan daging sapi. Bakso rasa sop daging sapi,” kata Helmi menutup pembicaraan. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com