Beritabanten.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) memberikan rapor hitam atas kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon di bawah kepemimpinan Walikota Helldy Agustian.

Penilaian tersebut disampaikan dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Kantor Walikota Cilegon, yang dikawal ketat oleh petugas kepolisian, Selasa (21/1/2025).

Formatur Ketua Umum IMC, Ahmad Maki, menegaskan bahwa pemberian rapor hitam ini bukan tanpa alasan. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak masalah yang belum terselesaikan di Kota Cilegon, seperti banjir, pengangguran, infrastruktur yang belum merata, masalah kesehatan, serta defisit anggaran yang menjadi perbincangan publik.

“Masalah-masalah ini berdampak langsung pada kehidupan masyarakat,” ujar Maki.

Selain itu, Maki juga menyebutkan bahwa janji-janji kampanye yang disampaikan oleh Helldy Agustian saat mencalonkan diri sebagai Walikota beberapa tahun lalu, hingga kini belum terealisasi secara baik dan menyeluruh.

“Kita tidak menutup mata terhadap program yang sudah terealisasi, tapi kami mempertanyakan apakah semua janji tersebut sudah dilaksanakan dengan baik, tepat sasaran, dan menyeluruh sampai akhir jabatan? Apalagi honor-honor guru madrasah dan lainnya belum dibayarkan,” ungkapnya.

Maki menilai bahwa kondisi tersebut cukup pantas untuk mendapatkan rapor hitam atas kinerja Pemkot Cilegon.

“Terjadinya defisit anggaran pada 2024 semakin memperburuk kondisi masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa pemerintahan yang dipimpin Helldy gagal mensejahterakan masyarakat,” tambahnya.

Unjuk rasa yang dimulai pukul 15.00 WIB ini sempat diwarnai dengan aksi pembakaran ban sebagai bentuk protes terhadap kinerja pemerintah. Aksi tersebut berlangsung hingga pukul 17.00 WIB dan akhirnya menemui perwakilan Pemkot Cilegon, Kepala Bagian Kesra Setda Cilegon, Rahmatullah.

Dalam pertemuan tersebut, Rahmatullah hanya memberikan penjelasan terkait masalah honor guru madrasah yang belum terbayarkan, tanpa memberikan jawaban terkait isu-isu lainnya yang diangkat oleh para demonstran.

Aksi unjuk rasa ini menunjukkan ketidakpuasan mahasiswa terhadap kinerja Pemkot Cilegon dan mendesak agar janji-janji yang telah disampaikan selama kampanye dapat segera terealisasi dengan baik demi kesejahteraan masyarakat. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com