Beritabanten.com – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengikuti aksi Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie di Kecamatan Pondok Aren

Benyamin yang hari ini Jumat 13 Februari kerja bhakti di Pondok Aren dibarengi oleh aksi serupa yang dilakukan oleh Pilar.

Pantauan media, Pilar  memimpin langsung aksi bersih-bersih di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

Aksi bersih-bersih ini melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat kelurahan, serta partisipasi masyarakat setempat. Dengan membawa peralatan kebersihan seperti sapu, pengki, dan kantong sampah, Pilar bersama warga menyisir sejumlah titik yang kerap dipenuhi sampah, khususnya di pinggir jalan dan saluran air.

Canda tawa dalam aski bersih lingkungan di Jombang – Foto Pemkot Tangsel.

Kesadaran Rendah Masyarakat Jaga Kebersihan

Dalam kesempatan itu, Pilar menyoroti masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ia mengaku prihatin melihat banyaknya puntung rokok dan sampah plastik yang berserakan di sepanjang jalan.

“Kita lihat tuh, banyak sekali puntung rokok. Orang lewat naik angkot lempar, bawa motor lempar sampah ke pinggir jalan. Ini kebiasaan buruk yang harus dihilangkan,” ujar Pilar di sela kegiatan, pada Jumat (13/02/2026).

Menurutnya, persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Tanpa adanya kesadaran kolektif, upaya menjaga kebersihan kota tidak akan berjalan maksimal.

Dengan alat lengkap, Pilar sisir setiap sudut di kawasan Jombang yang terdapat sampah – Foto Pemkot Tangsel.

Membangun Budaya Hidup Bersih

Pilar menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh sekaligus pengingat bagi warga agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama pada malam hingga dini hari yang kerap menjadi waktu terjadinya pembuangan sampah liar.

“Jadi kita gerakkan aksi bersih-bersih ini supaya mengajak masyarakat sama-sama menjaga kebersihan kota ini. Jangan buang sampah di pinggiran jalan, tiap malam, tiap subuh. Mau sampai kapan?” tegasnya.

Gerakan ASRI sendiri diharapkan menjadi momentum membangun kesadaran kolektif bahwa kebersihan lingkungan adalah investasi jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan pun berkomitmen untuk terus menggencarkan edukasi dan aksi nyata demi mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah. (Red)

 

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com