Presiden Joko Widodo Revitalisasi
Pemerintah terus membangun infrastruktur sarana dan prasarana transportasi agar semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan transportasi massal.
“Saya sangat senang sekali Terminal Pakupatan ini ramai. Ada 400 bus setiap hari. Dengan terminal yang modern, kita harapkan busnya semakin bertambah, penumpangnya bertambah. Ini yang kita harapkan,” ucap Presiden Joko Widodo ketika meresmikan Terminal Pakupatan, beberapa waktu lalu.
Hal senada disampaikan oleh Menhub Budi Karya Sumadi menjelaskan, tujuan revitalisasi Terminal Penumpang Tipe A Pakupatan untuk penyediaan sarana dan prasarana transportasi bagi warga Kota Serang dan sekitarnya.
“Revitalisasi ini sangat penting karena letak Serang sangat strategis. Menghubungkan dari Sumatera ke Jawa, Jawa ke Sumatera, dan jumlah penumpangnya relatif baik karena cukup banyak yang mau ke Sumatera ataupun Jawa,” ujarnya.
Terminal Penumpang Tipe A Pakupatan berdiri sejak 1995 yang pada 2022, terminal seluas 30.569 meter persegi tersebut mulai direvitalisasi dengan biaya Rp 26,9 miliar yang berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan telah diselesaikan pada tahun 2023.
Pembangunan Terminal Tipe A Pakupatan mengusung pola mix use sehingga terminal tidak hanya menjadi tempat naik dan turun penumpang, tapi juga sebagai pendorong perekonomian daerah dengan berbagai fasilitasnya.
Dari sisi desain, bentuk denah, selubung, serta atap, Terminal Tipe A Pakupatan mengadopsi motif batik Banten yaitu Pamaranggen yang bermakna tempat pengrajin keris dan asesoris pada masa Kesultanan Banten.
Lebih lanjut, atap bangunan bagian depan dan belakang menggunakan roof garden sebagai bagian dari konsep green building. Kemudian, dinding bangunan mayoritas terbuat dari kaca sebagai bagian dari konsep modern.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan