Beritabanten.comPolresta Serang Kota menggelar kegiatan edukasi safety riding dan safety driving sekaligus memperkenalkan tata cara ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) roda dua yang sesuai standar.

Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-alun Barat Kota Serang, Minggu (24/5/2026), dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Bhayangkara.

Kasubnit 1 Regident Satlantas Polresta Serang Kota, Ipda Agus Rubiansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keselamatan berkendara, khususnya bagi calon pemohon SIM sepeda motor.

Edukasi tersebut tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menghadirkan praktik langsung di lintasan uji SIM.

“Kami dari Satlantas Polresta Serang Kota mengadakan safety riding dan safety driving untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang cara berkendara yang benar di jalan,” ujarnya di lokasi kegiatan.

Menurutnya, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Warga dari berbagai usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa, terlihat mengikuti dan menyaksikan langsung simulasi ujian praktik SIM yang telah disesuaikan dengan standar keselamatan terbaru.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat baik,” kata Agus.

Kegiatan Edukasi Tertib Berlalu Lintas

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Momentum peringatan HUT Bhayangkara dimanfaatkan sebagai ruang edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Salah satu warga Ciracas, Kota Serang, Asnawiri, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, simulasi yang diperagakan petugas membuat masyarakat lebih memahami alur dan teknik ujian praktik SIM.

“Alhamdulillah senang, jadi lebih tahu cara praktik SIM yang benar seperti apa. Ini sangat membantu supaya nanti saat ujian tidak bingung,” ujarnya.

Kegiatan edukasi tersebut berlangsung interaktif. Selain praktik langsung, petugas juga memberikan sosialisasi keselamatan berkendara kepada peserta sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib lalu lintas yang lebih kuat di tengah masyarakat. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com