Beritabanten.com – Pengendara yang melintas keluhkan Jalan Raya Cikulur Rangkasbitung, tepatnya di Kampung Muara Baluk, Desa Cikulur, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak. Kondisnya becek dan licin.

Hal tersebut disebabakan oleh keberadaan lokasi galian tanah sangat dekat dengan jalan raya tersebut. Drainase yang menjadi tempat pembuangan air juga tidak ditemukan, sehingga air bercampur tanah turun ke badan jalan.

Saat ditemui dilokasi, seorang pengendara roda empat, Rohim (42) mengaku kesal melihat kondisi jalan licin akibat galian tanah itu. Apalagi, kata dia, sekarang memasuki musim penghujan sehingga tanah itu turun ke badan jalan.

“Tentu kita sebagai pengendara kami kesal, karena menganggu dan juga membahayakan penguna jalan” katanya, Kamis (21/11/24).

Seharusnya, pengusaha galian harus memperhatikan dampak tanah itu, sehingga pengguna jalan tidak merasa dirugikan. “Tidak melarang kegiatannya, cuma tanahnya itu jangan sampai turun ke badan jalan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, dia berharap kepada pemerintah dan pengusaha untuk membersihkan tanah yang berceceran ke badan jalan.

“Karena kalau ini terus dibiarkan, khawatir ada pengendara yang jatuh saat mereka melintas,” ucapnya.

Sementara itu, warga setempat Ade mengatakan, bahwa akibat galian tanah itu kondisi jalan menjadi berdebu.

“Jadi kalau tidak hujan itu debunya doang, tapi kalau hujan jalan jadi becek dan licin,” pungkasnya.

Disclaimer, TribunBanten.com berusaha menghubungi pihak perusahaan dan pemerintah, namun hingga berita ini tayang tak kunjung merespon. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com