Beritabanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mempunyai perhatian serius pada penguatan partisipasi produktif pemuda dalam pembangunan.
Pemuda diminta segera untuk tampil sebagai motor penggerak pembangunan kepemudaan di Tangsel yang pada gilirannya akan berdampak positif pada pembangunan, khususnya penguatan sumber daya insani pemuda menuju Indonesia Emas 2045.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengaku pernah dialog dengan para pemuda yang terhimpun dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangsel.
Dialog tersebut, dikatakan, terjadi ketika dirinya membuka acara Musyawarah Daerah (Musa) V Dewan Perwakilan Daerah (DPD) KNPI Kota Tangsel yang dilaksanakan pada hari Rabu 14 Mei 2025.
“Harapannya KNPI Tangsel bisa terus menjadi motor penggerak pembangunan kepemudaan di Tangsel,” katanya dalam keterangan resmi, Minggu (18/5/2025.
Peningkatan sumber daya manusia pemuda di Tangsel masih membutuhkan banyak perhatian, terutama kalangan pemuda sendiri yang terhiimpun dalam DPD KNPI Tangsel.

Menurut Pilar, dalam mendorong peran aktif dan produktif pemuda di Tangsel telah ada regulasi yang jelas dalam menguatkan pengembangan pemuda melalui peraturan daerah.
Karena itu, pinta Pilar, KNPI di Tangsel harus mampu merumuskan indikator dan arah gerak organisasi yang sejalan dengan perda tersebut. Dengan mempunyai garis pijak yang jelas akan melahirkan partisipasi aktif pemuda dalam semua gerak pembangunan, khususnya yang menyangkut kepentingan pemuda di Tangsel.
“Pemuda di Tangerang Selatan, apa pun profesi Anda, apa pun bidang keilmuan Anda, harus bisa memberikan dampak positif untuk pembangunan bangsa, pembangunan kota,” ujarnya.
Kolaborasi Pemuda dan Pemkot Tangsel
Dalam melapangkan hal tersebut, dibutuhkan niat kuat untuk berkolaborasi pemuda dengan Pemkot Tangsel dalam menghadapi semua tantangan zaman yang dinamis.
Semisal banyak dinamika global yang berefek pada sektor ekonomi yang pada gilirannya akan berpengaruh terhadap prospek karier atau masa depan generasi muda.
“Kolaborasi antara pemerintah dan pemuda mutlak dibutuhkan untuk menghadapi tantangan zaman,” beber dia.
Ia menegaskan, pemuda dari berbagai latar belakang baik ekonomi, sosial, budaya, politik hingga keagamaan, harus bisa menunjukkan kontribusinya dalam pembangunan daerah.

Terkait dengan posisi Musda V DPD KNPI Tangsel, dikatakannya mempunyai posisi strategis karena bukan bukan hanya menjadi ajang menentukan estafet kepemimpinan tapi juga untuk menjalin silaturahmi pemuda antara wilayah. Saling bertemu antara mereka akan membangun pola kolaborasi di masa mendatang.
“Kan Musda V KNPI Tangsel tersebut dihadiri pengurus KNPI dari tujuh kecamatan, Organisasi Kepemudaan (OKP), serta perwakilan organisasi mahasiswa dan komunitas kepemudaan,” dia mengingatkan.
Musda V KNPI Tangsel tersebut memang menjadi ajang untuk memilih ketua baru dan merumuskan arah strategis organisasi untuk lima tahun ke depan.
“Saya yakin dengan SDM Tangsel yang besar ini, kalau didorong dengan program-program KNPI ke depan, manfaatnya itu akan lebih kerasa buat masyarakat,” tuturnya. (Adv)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan