Beritabanten.com – Juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeineh, memuji pernyataan bersama China-Arab yang dikeluarkan pada Konferensi Tingkat Menteri ke-10 Forum Kerjasama Negara-negara Arab di Beijing. 

Pernyataan tersebut menyerukan gencatan senjata segera di Gaza, menentang pemindahan paksa warga Palestina, mendukung upaya Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB, dan mengadvokasi resolusi awal untuk masalah Palestina berdasarkan solusi dua negara yang sejalan dengan resolusi internasional. Mereka juga mengutuk veto Amerika Serikat terhadap hak-hak Palestina.

Abu Rudeineh menekankan bahwa posisi yang diuraikan dalam pernyataan China-Arab sepenuhnya sejalan dengan sikap resmi Palestina, yang menyerukan penghentian segera agresi Israel, penarikan Israel sepenuhnya dari Gaza, pengiriman bantuan ke seluruh Jalur Gaza, penghentian serangan Israel di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dan implementasi resolusi internasional mengenai masalah ini. 

“Posisi prinsipil China dalam perjuangan Palestina, yang sejalan dengan sikap Arab, bersama dengan pengakuan berturut-turut atas Negara Palestina, menunjukkan konsensus internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang perlunya mengakhiri penderitaan rakyat Palestina dengan mengakhiri pendudukan, menerapkan resolusi legitimasi internasional, menghentikan agresi, mengakhiri permukiman, dan mendirikan negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya,” kata Abu Rudeineh.

Juru bicara tersebut menyoroti bahwa posisi negara-negara sahabat dan persaudaraan berfungsi sebagai seruan yang jelas bagi negara-negara yang mendukung pendudukan untuk mengubah sikap mereka, mengadopsi legitimasi dan hukum internasional, dan bekerja sama dengan masyarakat internasional untuk menghentikan genosida terhadap rakyat Palestina.

Dia menekankan perlunya otoritas pendudukan Israel untuk mematuhi hukum internasional dan menerapkan resolusi PBB terkait masalah Palestina, sebagai jalan yang benar untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di kawasan dan dunia. 

Pernyataan China-Arab, yang dikeluarkan pada Pertemuan Tingkat Menteri ke-10 Forum Kerjasama Arab-Cina di Beijing, mengutuk agresi Israel yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina.

Pernyataan tersebut meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengadopsi resolusi yang mengikat untuk gencatan senjata yang segera, komprehensif, dan permanen, menghentikan pemindahan paksa warga Palestina, memastikan aliran bantuan kemanusiaan ke Gaza, dan mengimplementasikan resolusi dewan yang relevan.

Pernyataan tersebut juga mengecam veto Amerika Serikat yang menghalangi Palestina untuk mendapatkan keanggotaan penuh di PBB. [Red] 

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com