Beritabanten.com – Gubernur Banten Andra Soni terus menggeber pembangunan infrastruktur. Tahun ini, Pemprov Banten mengajukan 50 ruas jalan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun 2026.
Jumlah usulan tersebut meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Pada IJD 2025, pemerintah pusat hanya menangani sembilan ruas jalan di Banten.
Andra mengatakan, Pemprov Banten sengaja memperbanyak usulan karena kebutuhan infrastruktur jalan di berbagai daerah masih cukup besar. Dia berharap pemerintah pusat menyetujui sebagian besar usulan yang diajukan.
“Kita mengajukan lebih banyak lagi tahun ini. Mudah-mudahan setelah proses verifikasi hasilnya sesuai harapan masyarakat Banten,” kata Andra usai mengikuti telekonferensi peresmian IJD 2025, Selasa (23/6/2026).
Presiden Prabowo Subianto meresmikan program IJD 2025 dari Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Pemerintah pusat membangun dan meningkatkan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 36 provinsi.
Menurut Andra, program tersebut terbukti memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Tahun lalu, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp101 miliar untuk sejumlah ruas jalan di Banten.
Dana tersebut mendorong peningkatan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Manfaatnya sangat besar bagi masyarakat Banten. Karena itu kita ingin cakupan program ini diperluas pada tahun 2026,” ujarnya.
Andra menegaskan, pembangunan jalan tidak hanya memperbaiki akses transportasi. Infrastruktur yang memadai juga mempercepat distribusi hasil pertanian, menekan biaya logistik, membuka akses daerah yang selama ini terisolasi, serta mendukung program swasembada pangan dan energi.
Karena itu, Pemprov Banten melibatkan seluruh pemerintah kabupaten dan kota dalam penyusunan usulan jalan yang akan diajukan ke pemerintah pusat.
“Makanya tahun ini kita ajukan 50 ruas jalan dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten,” tegasnya.
Pada program IJD 2025, pemerintah telah menuntaskan pembangunan sembilan ruas jalan di Banten. Ruas tersebut antara lain Jalan Priyayi–Terumbu, Terumbu–Sawah Luhur, Sukawaris–Tanjungan Segmen I dan II, Pejamuran–Kresek, Cimanying–Jiput, Simpang–Ciboleger, serta preservasi Jalan Sampay–Gunung Kencana. Total panjang jalan yang ditangani mencapai lebih dari 19 kilometer.
Sementara itu, Kepala BPJN Banten, Primawan Avicenna, mengatakan pihaknya masih memverifikasi seluruh usulan yang diajukan Pemprov Banten. Kementerian PU akan menilai kelengkapan administrasi dan kelayakan teknis sebelum menentukan ruas jalan yang masuk program IJD 2026.
“Kami berharap pengajuan yang dilakukan Pemprov Banten dapat terealisasi secara maksimal. Saat ini semuanya masih dalam proses,” katanya.
Jika pemerintah pusat menyetujui usulan tersebut, Pemprov Banten berharap pembangunan infrastruktur jalan semakin merata dan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Banten. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan