Beritabanten.com – Pelaksanaan Tangsel Fun Walk & Run Festival 2026 di kawasan Car Free Day (CFD) BSD, Kota Tangerang Selatan, Minggu (2/8/2026), sempat diwarnai protes dari sejumlah peserta. Keterlambatan distribusi medali finisher menjadi pemicu utama ketidakpuasan peserta usai menyelesaikan lomba.

Banyak peserta yang telah mencapai garis finis belum menerima medali sebagaimana yang dijanjikan panitia. Berdasarkan informasi yang diterima di lokasi, keterlambatan terjadi karena medali masih dalam proses pengiriman dan belum tiba di area penyelenggaraan kegiatan.

Akibat kondisi tersebut, antrean peserta di garis finis semakin panjang. Sejumlah peserta mengaku kecewa karena harus menunggu cukup lama tanpa adanya kepastian mengenai waktu pembagian medali.

Suasana di area finis pun sempat memanas ketika jumlah peserta yang menunggu terus bertambah. Beberapa peserta memilih bertahan di lokasi sambil meminta penjelasan kepada panitia mengenai kepastian distribusi medali. Antrean yang mengular membuat arus keluar peserta tersendat dan memicu keluhan dari mereka yang telah menunggu cukup lama setelah menyelesaikan lomba.

Kondisi semakin dramatis karena sebagian peserta khawatir tidak dapat membawa pulang medali finisher yang menjadi salah satu fasilitas utama dalam paket pendaftaran.

Beberapa peserta yang berasal dari luar Kota Tangerang Selatan bahkan memilih menunda kepulangan demi memastikan medali tersebut benar-benar diterima sesuai hak mereka sebagai peserta.

Di tengah situasi tersebut, panitia berupaya menenangkan peserta dengan memberikan informasi bahwa medali sedang dalam perjalanan menuju lokasi acara.

Setelah medali akhirnya tiba, petugas langsung mendistribusikannya secara bertahap kepada peserta yang masih bertahan di area finis. Langkah tersebut perlahan meredakan ketegangan hingga suasana kembali kondusif.

Selain persoalan medali, peserta juga mempertanyakan kejelasan pembagian doorprize yang sebelumnya telah diumumkan oleh panitia. Minimnya informasi mengenai mekanisme pembagian hadiah membuat banyak peserta merasa bingung dan menunggu kepastian dari penyelenggara.

Kekecewaan peserta juga ramai disampaikan melalui media sosial. Sebagian menilai penyelenggaraan acara kurang matang, sementara peserta yang datang dari luar Kota Tangerang Selatan mengaku berharap dapat menikmati ajang olahraga sekaligus suasana Car Free Day di BSD, namun justru dihadapkan pada kendala teknis yang mengurangi kenyamanan mengikuti kegiatan.

Beberapa peserta bahkan mengaku sempat mempertimbangkan menyampaikan protes kepada panitia sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan acara. Mereka berharap penyelenggara dapat meningkatkan koordinasi, terutama dalam aspek logistik dan komunikasi kepada seluruh peserta.

Situasi akhirnya berangsur kondusif setelah medali finisher selesai didistribusikan kepada peserta. Namun hingga kegiatan berakhir, sebagian peserta masih menunggu kejelasan mengenai mekanisme pembagian doorprize yang sebelumnya telah diumumkan oleh panitia.

Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi penyelenggara agar pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang dapat dipersiapkan lebih matang, terutama dalam aspek manajemen logistik, pelayanan peserta, serta penyampaian informasi secara cepat dan transparan sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di lapangan. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com