Beritabanten.com – Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, Irwan Setiawan, menanggapi ancaman bunuh diri yang disampaikan oleh terdakwa kasus dugaan pelecehan seksual, Wayan Agus Suartama (Agus Buntung), dengan sikap yang tenang. Terdakwa yang baru saja ditahan pada Kamis (9/1) itu sebelumnya mengancam akan mengakhiri hidupnya jika ditempatkan di rumah tahanan.
Irwan Setiawan menjelaskan bahwa ancaman tersebut merupakan respons terhadap tekanan psikologis yang sedang dirasakan oleh terdakwa. “Ini lebih kepada reaksi psikologis, bukan hal yang baru. Banyak terdakwa yang juga melontarkan ancaman serupa,” kata Irwan, seperti dikutip dari TV One, Jumat (10/1/2025).
Agus Buntung, yang kini ditahan di Lapas Kelas IIA Kahuripan, Kabupaten Lombok Barat, sempat menunjukkan reaksi emosional saat diberitahukan bahwa dirinya akan dipindahkan ke tahanan. Kuasa hukum Agus, Kurniadi, mengatakan bahwa kliennya histeris dan mengancam akan bunuh diri. “Teriakan yang terdengar tadi adalah dampak psikologis. Agus telah bergantung pada ibunya sejak kecil,” jelas Kurniadi.
Kurniadi juga mengusulkan agar sebelum penahanan dilakukan, Agus diberi kesempatan untuk melihat kondisi sel yang akan menjadi tempatnya. Pihaknya kemudian mengajukan permohonan kepada Kejati NTB agar Agus tetap ditahan di rumah.
Namun, Irwan Setiawan menegaskan bahwa penahanan Agus sudah memenuhi syarat objektif dan subjektif. “Syarat objektifnya adalah ancaman hukuman 12 tahun, sementara syarat subjektifnya karena banyaknya korban dan dikhawatirkan ada korban lagi,” jelas Irwan.
Selain itu, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) bersama penyidik dan Komisi Disabilitas Daerah (KDD) sebelumnya telah memeriksa kondisi sel di Lapas Mataram. Irwan memastikan bahwa fasilitas di sana sudah sesuai dengan standar untuk penyandang disabilitas, dan Agus tidak akan diberikan pendamping khusus.
Kasus ini terus mendapat perhatian, terutama terkait dengan kondisi mental terdakwa dan proses hukum yang tengah berlangsung.(Sra)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan