Beritabanten.com – Program Beasiswa Cilegon Juare yang diluncurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon telah menarik perhatian 650 mahasiswa yang mendaftarkan diri sebagai calon penerima manfaat. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 512 mahasiswa yang diperkirakan akan mendapatkan beasiswa pada tahun ini.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon, Rahmatullah, menyampaikan bahwa proses seleksi masih berlangsung. Pihaknya tengah melakukan verifikasi untuk memastikan para pendaftar memenuhi kriteria yang ditetapkan, baik melalui jalur prestasi maupun jalur tidak mampu.

“Sampai saat ini jumlah pendaftar sekitar 650 orang. Kami masih akan melakukan verifikasi untuk melihat apakah mereka sesuai dengan syarat jalur prestasi atau tidak mampu. Jumlah penerima yang kami targetkan sekitar 512 mahasiswa,” kata Rahmatullah, Rabu (13/8/2025).

Beasiswa Full Sarjana

Ia juga mengakui bahwa jumlah penerima tahun ini lebih sedikit dibandingkan program Beasiswa Full Sarjana di pemerintahan sebelumnya.

Penurunan jumlah ini disebabkan oleh keterbatasan dana di Bagian Kesra, yang kini menjadi penanggung jawab program, setelah sebelumnya dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Cilegon pada masa pemerintahan Helldy-Sanuji.

“Jumlah penerima kami sesuaikan dengan anggaran yang tersedia, dan tahun ini alokasinya hanya Rp3 miliar,” jelasnya.

Pendaftaran program beasiswa ini masih dibuka selama 10 hari ke depan. Salah satu syarat utama adalah berdomisili di Kota Cilegon setidaknya selama tiga tahun dan memiliki KTP Cilegon. Beasiswa ini terbuka untuk dua jalur, yaitu prestasi dan tidak mampu.

“Syarat utamanya harus ber-KTP Cilegon dan sudah tinggal minimal tiga tahun di sini. Jalur seleksinya ada dua, prestasi dan tidak mampu,” lanjut Rahmatullah.

Selain itu, program ini juga lebih memprioritaskan mahasiswa yang mengambil program studi yang berhubungan dengan sektor industri. Hal ini dilakukan sebagai strategi untuk menekan angka pengangguran di Cilegon yang dikenal sebagai kota industri.

“Kami berharap penerima beasiswa berasal dari jurusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri, agar ke depannya bisa membantu mengurangi pengangguran secara langsung,” tutupnya. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com