Beritabanten.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat penanganan darurat bagi warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 1.900 porsi makanan siap saji didistribusikan BAZNAS RI untuk memenuhi kebutuhan pangan para penyintas gempa di Desa Nanga Mbaling dan Desa Pota, Kecamatan Sambi Rampas.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan penyaluran makanan siap saji dilakukan untuk membantu menjaga kondisi fisik dan kesehatan warga yang berada di tengah situasi darurat bencana.

“Kami terus memastikan kebutuhan dasar seluruh korban terdampak gempa di Manggarai Timur terpenuhi secara cepat dan merata melalui dapur umum BAZNAS,” ujar Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Jumat 21 Agustus 2026.

Selain mengoperasikan dapur umum, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) juga melakukan penyisiran ke sejumlah pemukiman warga. Langkah tersebut dilakukan untuk memetakan kebutuhan logistik lanjutan yang dinilai paling mendesak bagi para penyintas.

Menurut Idy, koordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan lokal juga terus diperkuat. Sinergi tersebut diperlukan untuk mendukung proses evakuasi sekaligus mempercepat penanganan dan pemulihan masyarakat setelah bencana.

“Kehadiran BAZNAS di lapangan merupakan amanah dari para donatur dan muzaki untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” kata Idy.

Sementara itu, personel Tim BTB RI Dede Nurjaman mengatakan penanganan di lokasi bencana tidak hanya dilakukan melalui distribusi makanan siap saji. BAZNAS juga menyediakan fasilitas dapur air untuk memenuhi kebutuhan susu anak-anak, kopi, teh, hingga makanan ringan bagi para pengungsi.

Dede menjelaskan, distribusi makanan siap saji menyasar sejumlah titik pengungsian di Kecamatan Sambi Rampas. Jumlah penerima manfaat di setiap posko bervariasi, mulai dari 137 hingga 800 jiwa.

“Makanan siap saji ini kami antarkan langsung ke titik-titik posko pengungsian agar para korban gempa dapat mengonsumsinya secara tepat waktu,” ujar Dede.

Selain dapur umum dan distribusi makanan, BAZNAS RI juga telah mendirikan Posko Layanan Kesehatan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Pondok Pesantren Pancasila, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, mulai dari pangan hingga layanan kesehatan.

BAZNAS mengajak masyarakat untuk ikut memberikan dukungan bagi para penyintas melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga yang masih berada dalam kondisi darurat. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com