Beritabanten.conn– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang pengembangan dan pemberdayaan mustahik melalui olahraga sepak bola mini.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid dan Ketua Umum KSMI Yan Mulia Abidin di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (17/6).

Kerja sama tersebut mencakup program sosialisasi, edukasi, literasi, dan pengumpulan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) di lingkungan KSMI.

Selain itu, kedua pihak juga akan menyelenggarakan kejuaraan sepak bola mini tingkat nasional, memberikan bantuan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa kurang mampu berprestasi, serta mengembangkan sumber daya manusia di bidang sepak bola mini.

Sodik Mudjahid mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memanfaatkan olahraga sebagai sarana pembinaan karakter, pengembangan potensi generasi muda, dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, sepak bola memiliki peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

“Ujung dari setiap misi organisasi adalah pendidikan karakter. Saat ini kita membutuhkan pendidikan karakter tersebut. Dalam konteks ini, sepak bola merupakan bagian dari olahraga yang dapat menjadi sarana pendidikan karakter,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut juga akan diperkuat melalui program literasi dan edukasi zakat di lingkungan KSMI. Ke depan, BAZNAS dan KSMI juga berencana membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada organisasi-organisasi sepak bola yang berada dalam jaringan KSMI guna memperluas jangkauan penghimpunan zakat.

Selain itu, BAZNAS membuka peluang dukungan bagi anak-anak dari keluarga mustahik yang memiliki bakat dan memenuhi kriteria untuk dibina menjadi atlet sepak bola melalui bantuan pendidikan maupun beasiswa.

“Harapan kolaborasi ini kita bisa bersama-sama maju. BAZNAS maju, KSMI maju, dan ujungnya umat maju dan sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Yan Mulia Abidin menyambut baik kerja sama tersebut dan menyebutnya sebagai momentum strategis untuk menghadirkan kolaborasi berkelanjutan yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.

“Kami memandang kerja sama ini sebagai jembatan untuk menyatukan dua kekuatan, yaitu potensi olahraga dan nilai-nilai kebaikan. Kami berkomitmen agar setiap langkah yang diambil tidak hanya berorientasi pada pencapaian saat ini, melainkan membangun pola kemitraan yang kokoh, transparan, dan bermanfaat dalam jangka panjang bagi umat,” ujarnya.

Acara tersebut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI dan pengurus KSMI, termasuk Sekretaris Jenderal KSMI Deang Supriyanto, Dewan Penasehat KSMI Sri Pulung Dwatmastu, Wakil Sekretaris Jenderal KSMI Marino, dan Kasetum KSMI Dudung Abdul Rahman. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com