Beritabanten.com – Gubernur Banten Andra Soni mengajak Karang Taruna memperkuat peran dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan sosial. Pesan itu disampaikan saat pengukuhan Pengurus Provinsi Karang Taruna Banten masa bakti 2026–2031 di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Kamis (20/8/2026).
Ada cerita menarik yang disampaikan Andra Soni dalam kesempatan tersebut. Di hadapan pengurus Karang Taruna yang baru dikukuhkan, ia mengaku pernah menjadi Ketua Karang Taruna tingkat RW.
Pengalaman itu dijalaninya pada 1996–1998 saat menjadi Ketua Karang Taruna RW 09, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Ketika itu, wilayah tersebut masih menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat.
Andra mengatakan pengalaman tersebut membuat dirinya merasa memiliki kedekatan dengan organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengucapkan selamat atas pengukuhan pengurus Karang Taruna. Karang Taruna sebagai wadah generasi muda untuk tumbuh, berkarya, dan mengabdi,” kata Andra, dikutip dari RRI, Jumat 21 Agustus 2026.
Menurutnya, pengukuhan pengurus baru harus menjadi momentum untuk kembali menghidupkan semangat kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat.
Ia berharap Karang Taruna tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi benar-benar hadir membantu masyarakat melalui semangat kepedulian, gotong royong dan pengabdian.
“Dengan semangat tersebut, Karang Taruna diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kesejahteraan sosial sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat,” ujarnya.
Andra menilai Karang Taruna memiliki posisi penting karena organisasi tersebut berada dekat dengan masyarakat, mulai tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan.
Karena itu, keberadaan Karang Taruna diharapkan dapat menjadi kekuatan sosial yang membantu pemerintah menangani berbagai persoalan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan pemuda dan kesejahteraan sosial.
Sekretaris Jenderal Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Abdul Malik Haramain mengatakan pengukuhan tersebut merupakan bagian dari agenda organisasi untuk memastikan struktur Karang Taruna berjalan dari tingkat pusat hingga desa.
“Intinya, Karang Taruna harus terus bergerak untuk melakukan pemberdayaan sosial, membantu dan menjadi pendukung pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, kota sampai ke tingkat paling bawah di desa,” katanya.
Sementara itu, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono berharap Karang Taruna dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menjalankan berbagai program sosial.
“Kita meminta supaya Karang Taruna bersinergi dengan pemerintah sebagai pilar sosial untuk menyukseskan program-program presiden,” katanya.
Ketua Karang Taruna Banten Yudi Wibowo menegaskan organisasinya akan berupaya memastikan kehadiran Karang Taruna dapat dirasakan langsung masyarakat.
Ia menyebut Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam bidang sosial dan kepemudaan. Karena itu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemprov Banten untuk mendukung berbagai target pembangunan daerah.
“Sejatinya Karang Taruna dibentuk untuk membantu pemerintah dalam bidang sosial dan kepemudaan. Kami berkomitmen setelah dikukuhkan ini untuk melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten guna menyelesaikan berbagai target pembangunan,” kata Yudi.
Dalam kegiatan tersebut juga diberikan Karang Taruna Awards dan penghargaan Tokoh Peduli Karang Taruna. Penghargaan diberikan kepada Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Gubernur Banten Andra Soni, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Herry Hermanus Horo, serta Ketua Karang Taruna Provinsi Banten masa bakti 2020–2025 Andika Hazrumy.
Sementara penghargaan Tokoh Peduli Karang Taruna diberikan kepada Ayu Irti Batul Qolby dari Karang Taruna Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang, Achmad Syafe’i dari Karang Taruna Kecamatan Karawaci Kota Tangerang, dan Iding Gunadi dari Karang Taruna Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang.
Bagi Andra Soni, pengalaman pernah menjadi Ketua Karang Taruna di tingkat RW menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dimulai dari lingkungan paling kecil.
Kini, dari posisi sebagai Gubernur Banten, ia mendorong pengalaman, semangat gotong royong dan kepedulian tersebut terus tumbuh melalui Karang Taruna di seluruh wilayah Banten.(Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan