Beritabanten.com – Pengacara Palti Hutabarat melontarkan kritik melalui media sosial yang diduga ditujukan kepada pengacara Hotman Paris Hutapea. Unggahan tersebut muncul setelah Hotman Paris resmi menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dan menyampaikan keterangannya kepada publik terkait pendampingan tersebut.
Dalam unggahan pertamanya, Palti menyoroti apa yang ia anggap sebagai perubahan sikap Hotman Paris. Ia menulis bahwa dalam hitungan hari terjadi perubahan narasi, mulai dari melontarkan kritik hingga akhirnya menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah.
“Kamis marah-marah dan minta Fakultas Hukum ditutup. Jumat jadi PH Febrie Adriansyah dan mulai skenario putar balik fakta. Sabtu flexing sedekah untuk Juvita,” tulis Palti dalam unggahannya.
Palti kemudian kembali mengomentari pernyataan Hotman Paris yang sebelumnya menyatakan tidak menerima maupun mengharapkan bayaran dalam mendampingi Febrie Adriansyah. Menurut Hotman, keputusan tersebut didasari panggilan hati serta keinginannya menjaga marwah Presiden.
Menanggapi pernyataan itu, Palti mengunggah kritik bernada satir melalui akun media sosialnya.
“Muncung kau kalau ngomong sok ga dibayar.. Emas dan uang segitu banyak ga berharap dibayar?!,” tulisnya.
Dalam unggahan lain, Palti juga menuliskan bahwa menurutnya alasan yang disampaikan Hotman tidak dapat diterima. Ia bahkan menyertakan istilah dalam bahasa Batak untuk menggambarkan penilaiannya terhadap pernyataan tersebut.
Unggahan Palti itu kemudian memicu beragam respons dari warganet. Sebagian menilai kritik tersebut merupakan bentuk perbedaan pandangan di kalangan praktisi hukum, sementara sebagian lainnya memilih menunggu tanggapan langsung dari Hotman Paris.
Hingga Sabtu (18/7/2026), Hotman Paris belum memberikan respons terbuka atas unggahan Palti Hutabarat tersebut. Sementara itu, pernyataan mengenai pendampingannya terhadap Febrie Adriansyah sebelumnya telah disampaikan Hotman dalam konferensi pers.
Beritabanten.com mencatat bahwa unggahan Palti Hutabarat merupakan opini pribadi yang disampaikan melalui media sosial. Adapun isi kritik tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak yang menyampaikannya, sedangkan tanggapan dari pihak yang disebutkan belum diperoleh hingga berita ini diterbitkan. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan