Beritabanten.com — Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan pemenuhan kebutuhan gizi anak menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Menurut Benyamin, kualitas SDM tidak hanya ditentukan oleh akses pendidikan yang baik, tetapi juga oleh terpenuhinya kebutuhan gizi sejak usia dini hingga usia sekolah. Melalui Program MBG, pemerintah berupaya memastikan peserta didik memperoleh asupan gizi yang cukup guna mendukung proses belajar dan tumbuh kembang mereka.

“Kebutuhan gizi anak menjadi prioritas pembangunan SDM. Anak-anak yang sehat akan lebih siap belajar, lebih produktif, dan memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang menjadi generasi unggul di masa depan,” ujar Benyamin, dalam keterangan tersiar luas, dilihat (11/6/2026).

Pemkot Tangsel Dukung Total MBG

Ia menjelaskan, Pemkot Tangsel terus mendukung total pelaksanaan Program MBG melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, Badan Gizi Nasional, sekolah, serta berbagai pihak terkait agar program tersebut berjalan optimal dan tepat sasaran.

Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek berupa pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi peserta didik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.

“Program ini bukan sekadar memberikan makanan kepada anak-anak sekolah. Yang lebih penting adalah memastikan mereka memperoleh asupan gizi yang baik untuk mendukung kesehatan, konsentrasi belajar, serta perkembangan fisik dan mental,” katanya.

Selain itu, Pemkot Tangsel terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program, mulai dari kualitas makanan yang disajikan, distribusi kepada peserta didik, hingga aspek keamanan pangan. Langkah tersebut dilakukan agar manfaat program benar-benar dirasakan para siswa.

Benyamin menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, investasi pada sektor kesehatan dan pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui penguatan program pemenuhan gizi anak.

“Ketika anak-anak mendapatkan gizi yang baik, mereka dapat belajar dengan lebih optimal. Pada akhirnya, hal itu akan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas SDM dan daya saing daerah di masa mendatang,” jelasnya.

Kolaborasi Kunci Keberhasilan MBG

Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program MBG, mulai dari pemerintah pusat, penyelenggara program, tenaga pendidik, hingga orang tua siswa.

Menurut Benyamin, kolaborasi menjadi kunci keberhasilan program karena upaya meningkatkan kualitas gizi anak membutuhkan keterlibatan banyak pihak secara berkelanjutan.

Ke depan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diproyeksikan menjadi salah satu program strategis nasional dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dengan cakupan yang semakin luas di berbagai daerah, program ini diharapkan mampu menekan angka kekurangan gizi, stunting, serta berbagai masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan di kalangan anak usia sekolah. Pemenuhan gizi yang merata diyakini akan menciptakan fondasi yang lebih kuat bagi tumbuh kembang generasi muda.

Selain berdampak pada sektor kesehatan dan pendidikan, MBG juga berpotensi memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah. Kebutuhan bahan pangan untuk mendukung program ini dapat mendorong peningkatan permintaan produk pertanian, peternakan, perikanan, serta usaha mikro dan kecil yang terlibat dalam rantai pasok makanan bergizi. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh peserta didik, tetapi juga oleh masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Dalam jangka panjang, keberhasilan implementasi MBG diharapkan mampu melahirkan generasi yang lebih sehat, produktif, dan kompetitif di tingkat nasional maupun global. Program ini dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, di mana kualitas SDM menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan daya saing bangsa. Karena itu, konsistensi pelaksanaan serta pengawasan program menjadi kunci agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan di seluruh tanah air.

“Pembangunan SDM merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Program Makan Bergizi Gratis, kita ingin memastikan anak-anak di Kota Tangerang Selatan memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, belajar dengan baik, dan meraih masa depan yang lebih cerah,” ungkapnya.

Pemkot Tangsel berkomitmen terus mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Melalui Program MBG, diharapkan semakin banyak peserta didik yang memperoleh manfaat sehingga tujuan menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas dapat terwujud. (Adv)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com