Beritabanten.com — Usaha pangkas rambut di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari layanan kelas merakyat dengan harga terjangkau hingga barbershop premium dengan fasilitas eksklusif, semuanya hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin peduli terhadap penampilan.

Salah satu contoh usaha pangkas rambut yang berkembang di segmen merakyat adalah Parakan Barbershop yang berlokasi di Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Tangsel. Barbershop ini dimiliki oleh Dendi, seorang pelaku usaha yang telah merintis bisnisnya dari skala kecil hingga kini memiliki pelanggan tetap.

Dendi mengungkapkan bahwa saat ini dunia usaha pangkas rambut semakin membaik. Ia melihat adanya perubahan pola pikir terutama di kalangan anak muda yang kini lebih memperhatikan penampilan.

“Sekarang anak-anak muda sudah mulai sadar pentingnya penampilan. Mereka rutin potong rambut, bahkan sudah tahu gaya yang diinginkan,” ujar Dendi, Kamis malam  (9/4/2026)

Menurutnya, tren tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah pelanggan. Tidak hanya dari kalangan remaja, tetapi juga pekerja kantoran hingga masyarakat umum yang ingin tampil rapi dan percaya diri. Bahkan di akhir pekan, antrean pelanggan bisa meningkat drastis dibanding hari biasa.

Di sisi lain, perkembangan barbershop di Tangsel juga merambah ke segmen “sultan” dengan menghadirkan konsep premium. Layanan ini biasanya menawarkan fasilitas seperti ruang ber-AC, kursi barber eksklusif, layanan hair styling modern, hingga minuman gratis bagi pelanggan. Beberapa bahkan menyediakan layanan tambahan seperti hair spa, creambath khusus pria, hingga konsultasi gaya rambut dengan barber profesional. Tarifnya pun bisa berkali-kali lipat dibandingkan pangkas rambut konvensional.

Fenomena ini menunjukkan bahwa industri pangkas rambut tidak lagi sekadar jasa potong rambut, melainkan telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup (lifestyle). Banyak pelanggan kini mencari pengalaman, bukan hanya hasil akhir.

Meski begitu, Dendi menilai setiap segmen memiliki pasarnya masing-masing. Barbershop kelas merakyat tetap memiliki daya tarik tersendiri karena harga yang terjangkau, pelayanan cepat, serta kedekatan dengan pelanggan di lingkungan sekitar.

“Yang penting itu pelayanan dan hasilnya. Mau murah atau mahal, kalau pelanggan puas pasti balik lagi,” tambahnya.

Melihat tren yang terus berkembang, peluang bisnis di sektor ini juga semakin luas. Tidak hanya dari jasa pangkas rambut, pelaku usaha kini mulai melirik sumber pendapatan lain untuk meningkatkan omzet.

Beberapa peluang bisnis turunan yang mulai berkembang antara lain penjualan produk perawatan rambut seperti pomade, wax, hair tonic, hingga sampo khusus pria. Produk-produk ini biasanya ditawarkan langsung kepada pelanggan setelah layanan selesai, sehingga meningkatkan potensi penjualan.

Selain itu, banyak barbershop mulai mengadopsi konsep kolaborasi dengan usaha lain. Misalnya, menghadirkan kedai kopi kecil di dalam barbershop, menjual merchandise seperti kaos dan topi, hingga menyediakan layanan pijat ringan atau perawatan wajah (facial) untuk pelanggan pria. Konsep ini dinilai mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus memperpanjang waktu kunjungan pelanggan.

Di era digital, peluang juga terbuka melalui pemasaran online. Banyak barbershop kini memanfaatkan media sosial untuk menampilkan hasil potongan rambut, testimoni pelanggan, hingga promosi diskon. Bahkan, sistem reservasi online mulai diterapkan untuk menghindari antrean panjang dan meningkatkan efisiensi layanan.

Tidak hanya itu, peluang kemitraan atau franchise juga mulai dilirik sebagai strategi ekspansi. Dengan konsep yang sudah matang, barbershop dapat memperluas jangkauan pasar ke wilayah lain tanpa harus mengelola langsung seluruh cabang.

Dendi sendiri mengaku tertarik untuk mengembangkan usahanya ke arah tersebut. Ia berencana menambah layanan serta menjual produk perawatan rambut dalam waktu dekat.

“Ke depan mungkin bukan cuma potong rambut. Bisa tambah jual produk atau buka cabang kecil di lokasi lain,” ujarnya.

Dengan pertumbuhan jumlah penduduk, meningkatnya gaya hidup urban, serta kesadaran masyarakat terhadap penampilan, bisnis pangkas rambut di Tangerang Selatan diprediksi akan terus berkembang. Baik kelas merakyat maupun premium, keduanya memiliki peluang besar untuk tumbuh dan berinovasi di tengah persaingan yang semakin ketat. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com