Beritabanten.com – Sekertaris Umum Majelis Ulama Indonesia KH Abdul Rojak menyampaikan bahwa MUI Kota Tangsel mempunyai program rutin bagi warga. Program tersebut sengaja dibuat untuk bisa terus melayani warga.
Sudah satu semester program rutin tersebut mendapat sambutan hangat dari warga, karena isinya bisa membantu mereka dalam memahami tata cara beribadah dan keyakinan pada kekuasaan Allah SWT.
Ditemui media di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel KH Rojak membeberkan program rutin tersebut berupa kajian kitab kuning dengan pembahas kompeten.
Kitab kuning sendiri, kata dia, adalah istilah buku berbahasa arab yang berisi keagamaan Islam yang dikarang oleh ulama dari berbagai penjuru dunia.
Kali ini Kajian Kuning tersebut akan diselenggarakan di Islamic Center Baiturrahmi BSD, Kecamatan Serpong, Provinsi Banten pada Rabu 17 Desember 2025.
Dia mengajak warga Tangsel yang berkehendak untuk meningkatkan pemahaman keagamaan bisa menghadiri acara tersebut.
“Mari kita hadiri ya acara Kajian Kuning MUI Kota Tangsel di Islamic Center Baiturrahmi BSD Rabu 17 Desember. Ada empat kitab yang dibahas bergantian oleh pembahas yang kompeten,” katanya, Senin 15 Desember 2025.
Alumnus doktoral Universitas Islam Nusantara atau UNINUS Bandung tersebut menjelaskan, jemaah yang selama ini hadir sangat beragam, yang didominasi oleh para ibu-ibu dari pengajian di Kota Tangerang Selatan.
“Mungkin ibu-ibu selepas masak di rumah langsung menuju ke lokasi. Mereka juga banyak bertanya hal sepele yang kerap mereka temukan dalam kehidupan sehari-hari,” dia tambahkan.
Selain itu, ada juga dari kalangan pemerintahan yang memang sengaja diundang MUI Kota Tangsel atas saran dari Wali Kota Tangsel Benyamin Davnia yang hendak menjadikan pemahaman kegamaan sebagai penguat sikap religius.
“Kan moto Tangsel yang religius pasti sangat terbantu dengan kehadiran kajian kitab kuning tersebut. Beragama itu tidak asal-asal, tapi ada rujukan jelas dan mendasar,” katanya.
Karena banyak permintaan, kata dia, kajian rutin juga dihadirkan secara khusus di kantor kecamatan di Tangsel. Itu pun kalau ada permintaan dari pihak kecamatan.
“Kami sudah melaksanakan di beberapa kantor kecamatan. Sambutannya luar biasa, pegawai kelurahan dan kecematan setempat banyak yang hadir. Ini juga sambal silaturahmi,” jelasnya.
Karena itu, dia menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Tangel Benyamin Davnie yang mendukung penuh program tersebut hingga terlaksana di berbagai kecamatan.
Bagi pihak kecamatan yang hendak melaksanakannya, kata dia, bisa langsung menghubungi kantor MUI Kota Tangsel untuk diatur Waktu dan pematerinya.
“Terima kasih pak Benyamin yang dukung total program kajian kitab kuning, baik yang dilaksanakan di sekretariat MUI Kota Tangsel setiap hari Selasa, maupun di Islamic Center dan beberapa kecamatan,” demikian dia menutup. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan