Beritabanten.com – Kehadiran bus sekolah gratis dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan melayani siswa yang tersebar di seluruh sekolah secara cuma-cuma.
Layanan tersebut terbukti sangat menolong aktivitas keberangkatan dan kepulangan siswa setiap hari, terlebih dengan peningkatan pasilitasnya.
Terpantau media pada hari ini Selasas 22 April 2025 ketika jam kepulangan sekolah terdapat bus sekolah gratis di halaman SMPN 5 Tangsel yang berlokasi di Jl. Mawar Komplek Pondok Kacang Prima No.59, Pd. Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel.
Media mencoba menanyakan pada muridnya bernama Fatimah yang setiap hari menggunakan layanan bus sekolah gratis. Dia yang tinggal di kelurahan Pondok Kacang setiap hari diantar ibunya ke Halte Perumahan Pondok Kacang Prima sebagai pick up point bus tersebut.
“Alhamdulillah terbantu banget bang, karena tinggal diantar ibu ke halte. Mobilnya juga nyaman karena bersih dan pendingin ruangan,” ucapnya.
Dia juga terkadang memanfaatkan waktu tempuh dengan istirahat di perjalanan sehingga tiba di lokasi lebih siap mengikuti jam pelajaran.
“Saking nyamannya, terkadang ketiduran. Kan lumayan bisa menambah istirahat kalau tidur larut malam mengerjakan PR,” katanya.
Dia mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Tangsel yang telah menyiadakan fasilitas antar dan jemput siswa SMPN 5 Tangsel.
“Temen-temen juga mengakui merasa tertolong. Terima kasih banget kami pada Pemkot Tangsel,” ucapnya terus naik ke bis itu.
Diberitakan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangeragn Selatan menambah jumlah armada serta rute layanan bus sekolah gratis bagi pelajar di wilayahnya. Sebanyak 10 unit bus telah disiapkan, dan dua di antaranya ditujukan khusus untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, meninjau langsung kesiapan operasional bus-bus tersebut di Kantor KIR Dishub Tangsel, Setu.
Ia menyampaikan rasa syukurnya atas hadirnya 10 unit bus ini, termasuk dua unit yang dirancang khusus untuk mengakomodasi kebutuhan ABK.
Menurut Pilar, kehadiran bus khusus bagi anak-anak berkebutuhan khusus merupakan solusi transportasi yang aman dan nyaman, sekaligus menjadi bantuan besar bagi para orang tua yang selama ini kesulitan mencari kendaraan umum yang ramah ABK.
“Bus ini sangat membantu anak-anak dan orang tua, serta menjadi pilihan transportasi alternatif yang aman dan mudah diakses,” ujarnya.
Saat ini, layanan bus sekolah gratis tersebut telah melayani enam rute di berbagai wilayah Tangsel. Kehadiran dua unit bus khusus ABK juga diharapkan bisa memberikan akses pendidikan yang lebih layak bagi anak-anak dengan autisme maupun disabilitas lainnya.
Para petugas yang melayani di bus ini juga telah dibekali pelatihan agar mampu menangani kebutuhan khusus penumpangnya dengan baik.
“Biasanya anak-anak ABK pergi sekolah ditemani orang tuanya. Maka dari itu, kami sediakan layanan khusus lewat dua bus ini,” jelas Pilar.
Ia juga menekankan bahwa bus-bus ini hanya diperuntukkan untuk penggunaan dalam kota dan tidak boleh dipakai ke luar daerah. Tahun sebelumnya, tercatat lebih dari 45.000 pelajar telah memanfaatkan layanan bus sekolah gratis ini.
Pilar menambahkan, jika ke depan masih banyak pelajar yang belum terlayani, maka pihaknya akan mempertimbangkan penambahan armada. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan